<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774</id><updated>2012-02-16T18:48:26.199-08:00</updated><category term='khilafah'/><category term='musik'/><category term='ilmu'/><category term='perjuangan'/><category term='puisi'/><category term='pacaran'/><category term='aqidah'/><title type='text'>Cahaya Islam</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mabdaislam.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-5951647361759364597</id><published>2012-01-18T20:55:00.000-08:00</published><updated>2012-01-18T20:55:11.117-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perjuangan'/><title type='text'>Ayo Jihad</title><content type='html'>Istri : "Bi, pergilah insya Alloh anak2 ummi yang merawat. Klo abi kembali insya Alloh abi telah melaksanakan kewajiban sebagai hamba Alloh, tapi jika abi tak kembali insya Alloh abi syahid dan ummi d sini akan bersabar. Masalah rezeki jangan pernah takut kami akan kekurangan karena ada Alloh yang senantiasa memberi rezeki pada hamba2 Nya."&lt;br /&gt;Suami : "Insya Alloh, abi pamit dulu ya....."&lt;br /&gt;Dengan berat hati si suami melangkahkan kakinya beranjak pergi, namun teringat anak2nya yang masih kecil ditambah lagi sang istri sedang hamil dia begitu berat melanjutkan langkah kakinya kemudian menoleh pada istri yang ada beberapa meter d belakangnya.&lt;br /&gt;Sang istripun melambaikan tangan, tanda menyuruh sang suami untuk terus melangkah.&lt;br /&gt;Akhirnya sang suamipun yakin untuk melanjutkan langkahnya kembali.&lt;br /&gt;(Based on true story: seorang mujahid yang akan berangkat berjihad)&lt;br /&gt;Subhanalloh, siapa yang tidak ingin menjadi seorang mujahidah, mendampingi suami dalam dakwah, merelakan dan membuat langkah kaki sang suami menjadi ringan untuk berjihad (tentunya dengan kesabaran dan tawakal)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-5951647361759364597?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/5951647361759364597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/5951647361759364597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2012/01/ayo-jihad.html' title='Ayo Jihad'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-7019087715144715739</id><published>2011-05-25T00:31:00.000-07:00</published><updated>2011-05-25T00:31:26.469-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>mahasiswa blacberry</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;Apa yang terlintas di kepala kita saat mendengar istilah Mahasiswa Blackberry?, apakah mahasiswa yang jarinya tidak pernah diam menari diatas tombol angka dan nomor blackberry ataukah mereka yang bangga mengantungkan blackberry dileher- lehernya. Mungkin blackberry atau ponsel sejenisnya sudah menjadi ukuran kasta mahasiswa kampus, dengan adanya blackberry serasa kaki lebih menapak di tanah dan lebih kokoh menopang kepala. .mungkin saya harus meminta maaf pada kawan- kawan yang memiliki blackberry, bukan maksud hati untuk mendiskreditkan kawan- kawan hanya ingin sedikit mengerat ilustrasi gaya hidup mahasiswa di era modern ini.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;Blackberry bagai sakit mata yang begitu cepat menulari orang orang yang melihatnya, ini bisa karena Indonesia adalah konsumen terbesar ponsel jenis blackberry. Balckberrry hanyalah salah satu produk kapitalis barat diantara jutaan produk kapitalis lainnya yang membuat mata kita silau mannnnn…. Di era modern ini sudahsudah menjadi kesepakatan umum jika semua aspek kehidupan harus mengikuti pada fatwa barat, apapun yang tidak sesuai dengan barat berarti itu salah dan ketinggalan zaman&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;Mahasiswa juga tidak mau ketinggalan kereta peradaban barat akhirnya ikut juga latah dengannya.bisa kita tengok data BKKBN yang menunjukkan 51% remaja jabodetabek sudah tidak perawan lagidan data ini di dominasi oleh mahasiswi.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;Data yang sangat miris jika harus membayangkan yang melakukan itu adalah para penuntut ilmu.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;Racun budaya hedonism dan liberalism sukse diinjeksikan kapitalis barat tepat di titik syaraf pusat para mahasiswa saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;Jadilah sekarang mahasiswa yang persetan dengan zaman, yang utama bagi mereka yang penting hura hura dan nikmati masa muda, seakan kata- kata mati itu Cuma mitos. Gelar MAha yang tersemat didepan kata siswa hanya sekedar menunjukkan mereka telah melepas seragam putih abu- abu dan sekarang berada pada kasta pendidikan tertinggi, tidak ada makna saklar dari gelar Maha itu. Sudut- sudut kampus sekarang telah kosong dengan kajian kajian ilmiah dan kritis, malah lebih banyak diisi dengan candaan tak bermakna, tertawa bersama dan tak tahu apa yang harus ditertawakan dari keterpurukan negeri ini. Bukan hanya tingkah mahasiswanya yang sok amerika, tapi intelektualismeyang ditempa di kampus sekarang hanya akan mengarahkan kita pada mentalitas buruh. Intelektual dikejar agar dilirik oleh korporasi besar. Mungkin mentalitas buruh sudah menjadi asas tunggal mahasiswa dinegeri ini, dalam prinsipnya”bisa makan saja sudah syukur” sungguh mental menyedihkan dari penduduk negeri kaya dengan sumber daya alam. Inilah bangunan kehidupan sekuler yang dibangun berdasarkan pemisahan kehidupan denga agama. Sikap membelakangai agama lalu mengarahkan pandangan pada kapitalis demokrasi produksi barat, secara tidak sadar kita sedang mengarahkan langkah kita pada jurang neraka. Sekarang waktunya mengembalikkan peran mahasiswa sebagai pengontrol tatanan social dan pengubah kerusakan zaman. Kita mahasiswa harus mencoba berani untuk mengangkat kaki lalu memutar pandangan kita kembali pada agama. Islam revolusionerlah jawbannya, menata kehidupan sesuai dengan kemauan Allah SWT. Sudah saatnya kini kita kemabli ramaikan kampus dengan gema- gema kajian ilmiah, diskusi kritis , dan obrolan untuk mencari pemecahan pada setiap masalah, tentunya dengan sudut pandang Islam. Saatnya pula menendang jauh- jauh semua budaya kapitalis barat yang sekuler dan menanggalkan predikat mahasiswa blackberry. Semoga ada setitik pencerahan pemikiran yang membuat kita mau untuk menyambut jika datang ajakan, mari bergerak dan merubah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-7019087715144715739?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/7019087715144715739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/7019087715144715739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/mahasiswa-blacberry.html' title='mahasiswa blacberry'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-2102060843596694763</id><published>2011-05-25T00:11:00.000-07:00</published><updated>2011-05-25T00:11:13.304-07:00</updated><title type='text'>Body Kinclaung Otak kosong</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Ayo tebak, dari sederatan iklan yang ditampilkan di media, baik cetak maupun elektronik, objek apa yang paling sering ditampilkan atau ditonjolkan selain produk yang diiklankan? Betul profil perempuan. Coba lihat, mulai dari iklan produk yang menawarkan obat nyamuk, rokok, handphone keluaran terbaru, pelumas mesin atau oli, minuman penambah stamina, sepeda motor, peralatan mandi, kopisusu hingga barang elektronik. Semua dari iklan produk tersebut memanfaatkan profil perempuan semata- mata hanya menarik perhatian, dan bahkan ada yang sengaja mengeksploitasi tubuh perempuan. Demi uang yang tak seberapa, perempuan- perempuan tersebut mau saja mempertontonkan tubuh mulusnya untuk dinikmati oleh mata jalang manusia, khususnya laki-laki..&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Sungguh, kasihan. Mungkin sedikit yang menyadari bahwa hal- hal diatas adalah salah satu wujud penghinaan yang merendahkan kemuliaan perempuan. Sama hinanya dengan konteks kecantikan dan kemulusan bodi yang tengah digelar sekarang. Itulah Miss Indonesia satu ajang pemilihan ratu Indonesia yang dilangsungkan tiap tahunnya. Seakan ikut menghebohkan ajang tersebut, berbondong- bondonglah kaum hawa mendaftarkan dirinya. Dengan bermodalkan wajah cantik, tubuh langsing, semampai, kulit mulus tak bak porselen, mereka dengan bangga mengikutsertakan dirinya meramaikan ajang umbar aurat dan syahwat itu. Dengan dalih ingin turut mengahrumkan nama Indonesia, merekapun menggantungkan khayalannya menjadi pemenang dan bisa mewakili Indonesia dalam perehelatan ratu sejagad, Miss World. Tanpa terasa dosa. Berbicara tentang miss Indonesia, saya kembali teringat satu kejadian yang sangat memalukan sekaligus menggelikkan diajang ratu kecantikan sedunia, Miss Universe. Waktu itu wakil Di Indonesia mengatakan,: Indonesia is beautifull city”. Lalu dengan tanpa malu tampil dengan bikini two pieces yang hanya bisa menutupi organ vital perempuan. Otomatis , telanjang bulat. Sayapun tertawa bercampur prihatin. Wajah dan bodi oke tapi otal kosong. Memang hanyalah pepesan kosong tentang 4B( Brain, Behavior, Beauty, dan Brave)yang katanya menjadi standar penilaian pemenang tersebut. Brain bukanlah perempuan pintar yang mau ikut dalam ajang pameran bongkahan daging berjalan tersebut. Bukanlah perempuan cerdas bagi mereka yang rela menggadaikan kemuliaannya dengan ketenaran atau pundi- pundi rupiah. Hanya perempuan yang bodoh yang melucuti pakaiaanya, mempertontonkan kecantikan tubuhnya demi tepuk sorak laki- laki.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Behavior. Tak aka nada kebaikan akhlak disana. Yang ada hanyalah sebaikan sikap yang penuh kepura- puraan. Semuanya adalah kebaikan perilaku serba palsu. Setiap senti senyumny Itu palsu, dan kepeduliannya palsu. Semua hanyalah lip service demi kilatan kamera dan popularitas.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Beuty. Cantik itu relative, tergantung siapa yang melihat dan menilai. Jangan terkecoh dengan standar kecantikan ala Barbie. Tubuh ideal, pinggul aduhai bak gitar spanyol, hidung mancung, bibir tipis, kulit putih dan rambut lurus panjang tergerai. Persis manekin berjalan. Tahu apa itu manekin?? Boneka cantik yang biasa dipasang di took- took baju. Tapi sayang, tak punya otak.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Brave. Kalau penilaian ini, mungkin ada sedikit benarnya. Setiap perempuan yang mengikuti ajang kecantikan pasti memiliki keberanian khusu. Berani tak berbusana lagi, berani berbikini, berani mempermalukan diri didepan jutaan mata. Memang perempuan- perempuan inilah jagonya. Body kinclaung otak kosong.gelar inilah yang pantas disandangkan kepada perempuan- perempuan jenis ini. Gelar yang sama juga cocok untuk kita berikan pada para model perempuan yang berlenggok- lenggok seksi di catwalk,aktris film- film yang memancing syahwat, perempuan pendamping tamu di bar, di kafe atau tempat biliar, SPG, dan kawan- kawannya yang serupa.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Inilah Kapitalisme. System busuk inilah yang menjadi biang keladi semua kerusakan dimuka bumi, termasuk hadirnya fenomena perempuan- perempuan berbodi kinclaung tapi berotak kosong. Perempuan inilah yang jadi keserakahan para borjuis capital. Ideologi ini jugalah yang menyulap kaum hawa menjadi boneka- boneka manekin yang deiberinya pakaian tapi telanjang.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Dari rahim system Kapitalisme ini pula lah lahir gagasan gender equality(kesetaraan gender), yakni upaya menyetarakan perempuan dan laki- laki dari beban- beban yang dianggap menghambat kemandirian.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Beban itu antara lain perempuan sebagai ibu, seperti hamil, menyusui, mendidik anak, dan mengatur rumah tangga. Lalu berlomba- lombalah kaum perempuan meninggalkan kodratnya. Mereka bersaing menyejajarkan diri denga laki- laki. Namu apa daya, begitu memasuki ranah publik, mereka dieksploitasi habis- habisan. Tubuh perempuan yang seharusnya dilindungi, malah diumbar auratnya kemana- mana demi mengeruk untung materi. Maka disibukkanlah para perempuan berotak kosong hanya mengejar kecantikan fisik. Mereka lebih sibuk memikirkan agar bodynya tetap kinclong. Jadilah para perempuan bukan lagi sibuk mengurusi masalah umat, upgrade pemikiran dan iman, tapi malah pusing memikirkan berat badan, trend fashion terbaru, kosmetik paling mutakhir apalg yang paling booming.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Teracuninya pola berfikir kaum perempuan ini mengakibatkan mereka merasa rendah diri dan hina jika hanya berperan sebagai ibu rumah tanga. Dampak berikutnya, lahirlah generasi tanpa bimbingan dan pengasuhan optimal para perempuan yang menjadi ibunya.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Betapa kejamnya perlakuan kapitalisme terhadap kaum perempuan seharusnya bisa menyadarkan nurani dan akal kita untuk melawan dan memberontak. Cuma perempuan bodoh saja yang rela dirinya dan kemuliaan martabatnya sebagai manusia diinjak sedemikian hinanya.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Tapi saya yakin, masih banyak perempuan- perempuan diluar sana yang kinclong luar dalam. Perempuan- perempuan yang menyadari sepenuh bahwa aturan yang sempurna adalah hanya dari RabbNya. Perempuan yang cerdas lagi mencerdaskan. Mereka dengan sekuat jiwa raga bergerak mengubah kaumnya dari otak kosong menjadi pada berisi. Tentunya hanya dengan Islam. Karena memang hanya Islamlah satu- satunya yang bisa menjadikan kaum perempuan menjadi mulia, menjadi luar biasa. Wallahu a’lam bi ash shawab.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-2102060843596694763?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/2102060843596694763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/2102060843596694763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/body-kinclaung-otak-kosong.html' title='Body Kinclaung Otak kosong'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-3276632505375290383</id><published>2011-05-24T20:40:00.000-07:00</published><updated>2011-05-24T20:40:09.770-07:00</updated><title type='text'>MUSLIM DZIMMI:NASIB TRAGIS UMAT ISLAM DI BAWAH PENJJAHAN DEMOKRASI!!!</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Sumber : Dunia ke 03&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Barangkali mungkin akan ada yang menunjuk hidung ke arah saya, membid’ah-bid’ahkan saya, terkait judul di atas yang terkesan kontroversial. Biar saja. Saya memang suka dengan yang ’ribut-ribut’, saya membenci ’kedamaian’ jika ia hanya sekadar aforisma dari kungkungan ’zona nyaman’. Sebagai penyesatan opini, dan jebakan intelektual.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Istilah Muslim Dzimmi memang tidak pernah ada dalam konsep Islam. Ini hanya inisiatif saya pribadi ketika melihat realitas kehidupan saat ini yang ’pating pecotot’ tidak jelas jeluntrungnya. Di sisi lain, tidak jarang dari kalangan yang mengatasnamakan dirinya intelektual muslim tanpa segan-segan melakukan akrobat intelektual: Mengkaburkan yang haq, dan mentolerir yang bathil.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Dahulu saya berbangga hati jika Negeri tempat tinggal dan kelahiran saya, dikatakan sebagai komunitas Muslim terbesar di dunia. Rasa-rasanya ”wah” dan tak tertandingi. Namun maaf, kali ini mungkin saya harus merevisi anggapan itu, setidak-tidaknya untuk diri saya sendiri. Sekali lagi maaf. Bukan karena saya sudah mulai lancang dan durhaka, tetapi memang sudah benar-benar saya renungkan. Apa yang perlu saya banggakan jika jumlah umat Muslim hanya sebatas kuantitas semata-mata, dan nyatanya hampir selalu keteteran untuk membela dan mengangkat kemuliaan Agamanya.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Pada akhirnya saya mengerti, Negara ini sebetulnya bukan mayoritas penduduknya beragama Islam. Silakan Anda heran, tetapi saya tidak, karena seperti apa yang saya ketahui, bahwa mayoritas penduduk Negeri ini lebih banyak menganut ”Agama Demokrasi”. Kalaupun benar ber-KTP Islam, mereka pun tak segan-segan ”poligami” Ideologi. Alhasil, silakan Anda Islam, tapi sebatas di Masjid, di majlis-majlis dzikir, dan di bulan Suci. Tak usah bawa-bawa agama di ranah politik, jangan seret Islam dalam wilayah konstitusi. Islam terlalu suci untuk semua itu. Lagi pula, dan ini yang lebih penting, bahwa Negara ini, bukan Negara Arab! Bukan negara Syariat!&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Laa haula wa laa quwwata illaa biLlah...&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Kalau yang mengatakan seperti itu adalah orang yang menganut agama selain Islam, saya kira wajar. Tetapi jika ucapan itu meluncur dari mulut seseorang yang notabene mengaku Islam, berarti dugaan saya benar, mereka itulah yang disebut ”Muslim Dzimmi”. Di satu sisi mereka bebas melakukan ibadah ritual sesuai tuntunan agamanya, tetapi di sisi lain mereka lebih tunduk dan loyal (wala’) kepada aturan selain Islam (thaghut), serta berusaha dengan berbagai dalih untuk mentolerir penerapan Syariat Agamanya. Oleh sebab Syariat itu harus menyesuaikan perkembangan zaman, katanya, maka seolah-olah hukum meninggalkan syariat menjadi ”makruh” belaka. Setara ketika mereka menghukumi sebatang rokok Surya.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Sejenak mari membuka ’Ahkam Ahludz Dzimmah’-nya Ibnul Qayyim Rahimahullah, beliau membagi kriteria orang-orang Kafir sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;1. Kafir Dzimmy, yaitu kafir yang membayar jizyah (upeti) yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di Negeri kaum Muslimin. Kafir seperti ini tidak boleh dibunuh selama ia masih menaati peraturan-peraturan yang dikenakan kepada mereka. Mereka diperlakukan seperti halnya umat yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;2. Kafir Mu’ahad, yaitu kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati. Dan kafir seperti ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang mereka menjalankan kesepakatan yang telah dibuat.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;3. Kafir Musta’man, yaitu orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin (Utusan, pedagang, orang yang berniat belajar keislaman, atau yang punya hajat kunjungan dan sebagainya). Kafir jenis ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang masih berada dalam jaminan keamanan.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;4. Kafir Harby, yaitu kafir selain tiga jenis di atas. Kafir model inilah yang disyari’atkan untuk diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syari’at Islam.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Nah, sekarang saya tanya, dimana Anda bisa menemukan Kafir Dzimmi? Yah, tidaklah usah dipikirkan. Jawabannya adalah, ”sementara sudah tidak ada”. Yang ada justru ”Muslim Dzimmi”, yang tiap tahunnya dipalak untuk setor pajak, dan harus tunduk kepada aturan thaghut. Lebih jauh saya berangan-angan, jika seorang Muslim melakukan kesepakatan damai atas kebrutalan Amerika dan sekutunya, maka boleh jadi ia ”Muslim Mu’ahad”. Atau yang menimba ilmu di Amerika dan belajar mengacak-acak Agama Islam, mereka adalah ”Musta’man”. Dan yang getol bersuara Syari’ah, Khilafah, serta Jihad adalah ”Muslim Harbi”!&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Anda mungkin tak akan setuju dengan penamaan seperti itu. Ya, Anda memang tidak harus menghiraukan itu. Saya hanya memberikan analogi ringan, meskipun terkesan serampangan, bahwa dunia ini memang serba terbalik! Bahasa jawanya, ’pating pecotot’!&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Yang perlu kita renungkan adalah Ayat ini:&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;”Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyari’atkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah?” [As-Suraa: 21].&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;”Ingatlah, menciptakan dan memerintahkan hanyalah hak Allah, Mahasuci Allah, Tuhan semesta alam.” [Al-A’raaf: 54]&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Namun apa yang terjadi, syari’at negerinya gelandang nyentrik Edgar David malah justru diadopsi. Kita pun latah dengan ”kebijaksanaan” demokrasi yang saat ini digembor-gemborkan oleh Amerika. Mestinya, sebagai orang yang mengaku beriman, maka Ayat inilah yang harus dipegang,&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;”Dan dia tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan.” [Al-Kahfi: 26]&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Ah, tetapi dasar manusia. Sudah dzalim, jahil pula.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;”Sesungguhnya manusia itu amat dzalim dan amat bodoh.” [Al-Ahzab: 72]&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Manusia itu suka nakal, brutal, dan menentang.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;”Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterimakasih kepada Tuhannnya.” [Al-’Adiyat: 100]&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Kapan waktu ada seseorang yang berkata kepada saya, ”Sampeyan itu mbok ya nggak usah terlalu sok Arab”, maka saya jawab saja, ”Ah, situ juga mbok ya jangan terlalu sok Amerika.” Sebenarnya tidak pernah ada istilah sok Arab dan sok Amerika, karena penilaian itu harusnya hanya berdasarkan kepada yang haq dan yang bathil, sesuai dengan aturan Allah yang Maha Adil.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Nah, oleh karenannya mari melakukan penyadaran kembali. Sekurang-kurangnya dengan melihat perbandingan ini:&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Inilah Agama Islam:&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;”Inil-hukmu illaa liLlaah (Tidaklah hukum itu kecuali milik Allah)” [QS. Yusuf: 40]&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Dan inilah Agama Demokrasi:&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;”Kedaulatan di tangan rakyat, dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat.” [Pasal 1 Ayat 2, UUD 1945]&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Kiranya sangat gamblang kata-kata itu untuk dimengerti. Namun lucunya, masih saja ada yang mendebat, dengan dalih demokrasi tidak bertentangan dengan Syari’at, karena demokrasi dianggapnya sebagai musyawarah (Asy-Syura). Orang seperti itu tidaklah perlu ditanggapi terlalu ngotot, karena dia pun tidak akan mau disama-samakan dengan monyet gara-gara sama-sama punya kaki, punya tangan, serta punya postur tubuh dan paras wajah yang hampir mirip dengan monyet. Sekalipun diperlengkap data bahwa dia sama-sama makan pisang.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Permasalahan kronis demokrasi sebenarnya ada pada kata ”kedaulatan” (ketundukan). Dimana ia harus dikembalikan kepada Rakyat, lalu kepada Voting. Suara Kyai tidak ada bedanya dengan suara ”penjaja daging”, suara Profesor tak berbeda bobot dengan suara gelandangan. Lalu dalam hal musyawarah, jika Islam hanya membolehkan sebatas perkara teknis, maka dalam demokrasi perkara yang sudah jelas halal dan haramnya bisa pula dimungkinkan untuk digugat dan dipermasalahkan. Itulah mengapa, demokrasi tidak bisa disamaratakan dengan Islam. Dan manusia tidak mungkin disejajarkan dengan monyet!&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Kawan, entahlah sampai kapan kita akan terus diombang-ambingkan. Dipermainkan seperti halnya barang rongsokan. Tidak ada yang membela Agama kita kecuali apa yang kita lakukan untuk berorasi di jalanan, serta deretan tulisan kecaman. Dan bagi saudara kita yang dijarah tanahnya mungkin hanya bisa membalas dengan sedikit lemparan. Apa yang orang-orang harapkan dari demokrasi pun samasekali tak kunjung menampilkan kebijaksanaan. Akhirnya, tak perlu ada yang ditakutkan, kita buang saja mitos ”Muslim Dzimmi”, dan kita serukan satu kata lantang: Lawan!&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px;"&gt;Wallahu a’lam bish-Showab [&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-3276632505375290383?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/3276632505375290383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/3276632505375290383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/muslim-dzimminasib-tragis-umat-islam-di.html' title='MUSLIM DZIMMI:NASIB TRAGIS UMAT ISLAM DI BAWAH PENJJAHAN DEMOKRASI!!!'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-5161416996461190229</id><published>2011-05-24T20:33:00.000-07:00</published><updated>2011-05-24T20:33:55.820-07:00</updated><title type='text'>Khalifah Sulaiman Al-QanunI</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;Khalifah Sulaiman Al-Qanuni, Pemimpin Besar Kekhilafahan Utsmani dari Abad XVI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;Sejarah Islam mencatat kiprah dan pejuangannya dengan tinta emas sebagai penguasa Muslim tersukses. Di abad ke-16 M, penguasa Kekhalifahan Usmani Turki itu menja&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; line-height: 14px;"&gt;&lt;span class="text_exposed_show" style="display: inline;"&gt;di pemimpin yang sangat penting di dunia -- baik di dunia Islam maupun Eropa. Di era kepemimpinannya, Khilafah Utsmani menjelma sebagai negara adikuasa yang disegani dalam bidang politik, ekonomi, dan militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin Muslim yang didapuk peradaban Barat dengan gelar 'Solomon the Magnificient' atau 'Solomon the Great' itu adalah Sultan Sulaeman I. Sulaeman pun tersohor sebagai negarawan Islam yang terulung di zamannya. Kharismanya yang begitu harum membuat Sulaeman dikagumi kawan dan lawan. Di masa kekuasaannya, Kekhalifahan Turki Utsmani memiliki kekuatan militer yang sangat tangguh dan kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Sulaiman pun begitu berjasa besar penyebaran agama Islam di daratan Eropa. Ketika berkuasa, Sulaiman Agung - begitu orang Barat menjulukinya - berhasil menyemaikan ajaran Islam hingga ke tanah Balkan di Benua Eropa meliputi Hongaria, Beograd, dan Austria. Tak cuma itu, dia pun sukses menyebarkan ajaran Islam di benua Afrika dan kawasan Teluk Persia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelar Al-Qanuni yang melekat pada nama besarnya dianugerahkan atas jasanya dalam menyusun dan mengkaji sistem undang-undang Kesultanan Turki Usmani. Tak hanya menyusun, Sultan Sulaeman pun secara konsisten dan tegas menjalankan undang-undang itu. Sulaiman menerapkan syariah Islamiyah dalam memimpin rakyat yang tersebar di Eropa, Persia, Afrika, serta Asia Tengah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantaslah bila Sulaeman dikagumi lawan dan kawan. Ia adalah seorang penguasa kuat yang merakyat. Baginya, setiap rakyat di Kesultanan Usmani memiliki hak yang sama. Tak ada pemberadaan pangkat dan derajat. Kebebasan dan toleransi menjalankan kehidupan beragama pun dijunjungnya. Tak heran, jika pada masa kekuasaannya umat Islam serta Yahudi dapat hidup dengan aman dan damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu upaya penting yang dilakukan Sulaeman agar pemerintahannya kuat dan dicintai rakyat adalah dengan mememilih gubernur yang benar-benar berkualitas. Ia memilih gubernur yang mewakilinya di setiap provinsi dengan selektif dan ketat. Popularitas dan status sosial tak menjadi syarat dalam mencari kandidat gubernur. Agar tak kecolongan, ia sendiri yang turun langsung menyelidiki jejak rekam serta kepribadian setiap calon gubernur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya sungguh memuaskan. Setiap gubernur yang dipilih dan dilantiknya adalah sosok pemimpin yang besih dan benar-benar berkualitas. Itulah mengapa, wilayah kekuasaan Usmani Turki yang begitu luas bisa bersatu dan tumbuh dengan pesat menjadi sebuah kekuatan yang sangat diperhitungkan di dunia. Syariat Islam pun bisa dijalankan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulaiman pun dikenal sebagai pemimpin yang turut memajukan kebudayaan. Ia mencinta seni dan kebudayaan. Selain menduduki tahta kesultanan, Sulaiman pun dikenal sebagai salah seorang penyair yang hebat dalam peradaban Islam. Pada era kekuasaannya, Istanbul - ibukota Usmani Turki menjelma menjadi pusat kesenian visual, musik, penulisan serta filasafat. Inilah periode yang paling kreatif dalam sejarah kesultanan Usmani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulaiman merupakan putera Sultan Salim I. Dia terlahir pada 6 November 1494 M di Trabzon, kawasan pantai Laut Hitam. Sejak kecil, dia sudah didik sang ayah pelajaran dan ilmu seni berperang serta seni berdamai. Menginjak usia tujuh tahun, Sulaiman cilik dikirim ke sekolah Istana Topkapi di Istanbul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah itu, dia mempelajari beragam ilmu pengetahuan seperti, sejarah, sastra, teologi serta taktik militer. Meski berdarah ningrat dan putera mahkota sebuah kesultanan yang sangat besar, sejak muda Sulaiman sudah sangat merakyat. Sahabat dekatnya justru adalah seorang budak bernama, Ibrahim. Kelak, sahabatnya itu menjadi penasehat yang amat dipercayainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menduduki tahta kesultanan Usmani, pada usia 17 tahun dia ditunjuk sang ayah untuk menjadi gubernur pertama Provinsi Kaffa (Theodosia). Lalu setelah itu, dia diuji dengan menduduki jabatan Gubernur Sarukhan (Manisa) dan kemudian memimpin masyarakat di Edirne (Adrianople). Delapan hari setelah sang ayah tutup usia, pada 30 September 1520 M, Sulaeman naik tahta menjadi sultan ke-10 Kesultanan Usmani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang utusan dari Venesia, Bartolomeo Contarini dalam catatan perjalanannya ke Istanbul Turki menggambarkan sosok Sultan Sulaiman. Menurut Contarini, saat itu Sulaiman baru berusia 22 tahun. ''Postur tumbuhnya tinggi, tapi kurus dan kuat serta corak kulitnya lembut,'' tutur Contarini. Selain itu, sang sultan digambarkan memiliki leher yang sedikit lebih panjang dan wajahnya yang tipis serta hidungnya bengkok seperti paruh rajawali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Dia adalah pemimpin yang bijaksana, sangat cinta pada ilmu. Sehingga semua orang berharap banyak dari kepemimpinannya,'' imbuh Contarini memuji akhlak Sultan Sulaiman I. Sebagian sejarawan mengklaim pada masa remajanya mengagumi Aleksander Agung. Menurut sejarawan, Sulaiman sangat terpengaruh visi Aleksander dalam membangun sebuah kerajaan yang dapat berkuasa dari Timur hingga Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa pemerintahannya terbilang sangat panjang, jika dibandingkan Sultan-Sultan Ottoman lainnya. Selama berkuasa selama 46 tahun, Sultan Sulaeman begitu banyak mencapai kemenangan dalam berbagai peperangan. Sehingga, wilayah kekuasaan Kesultanan Usmani terbentang dari Timur ke Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaannya pada ilmu pengetahuan diwujudkannya dengan mendirikan Universitas As-Sulaimaniyah. Sama seperti halnya pembangunan masjid Agung Sulaiman, pembangunan perguruan tinggi itu dilakukan oleh arsitek ulung bernama Mimar Sinan. Sultan Sulaiman pun sempat menulis salinan Alquran dengan tangannya sendiri. Kini, salinan Alquran itu masih tersimpan di Masjid Agung Sulaiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulaiman tutup usia pada usia 71 tahun saat berada di Szgetvar, Hongaria pada tanggal 5 Juni 1566 M. Jasadnya dimakamkan di Masjid Agung Sulaiman yang berada di kota Istanbul, Turki. Kehebatan dan kebaikannya selama memimpin kesultanan Usmani hingga kini tetap dikenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jejak Hidup Sang Sultan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tahun 1494: Sulaiman lahir di Trabzon, kawasan pantai Laut Hitam pada tanggal 6 November.&lt;br /&gt;* Tahun 1511: Diangkat menjadi gubernur pertama gubernur pertama Provinsi Kaffa (Theodosia)&lt;br /&gt;* Tahun 1520: Sulaiman naik tahta menjadi sultan ke-10 Kerajaan Usmani. Pengangkatan itu tepat delapan hari setelah ayahnya, Sultan Salim I wafat. * Tahun 1521: Sulaiman berhasil menguasai Beograd - kini ibukota Yugoslavia.&lt;br /&gt;* Tahun 1522: Berhasil menguasai ibu kota Hongaria, Rhodos dari Ksatria Santo Yohanes.&lt;br /&gt;* Tahun 1524: Sultan Sulaiman merebut kota Budapest, Hongaria.&lt;br /&gt;* Tahun 1531: Pasukan Sultan Sulaiman meraih kemenangan dalam perang dengan Austria.&lt;br /&gt;* Tahun 1532: Memimpin perang melawan Raja Spanyol, Karel V&lt;br /&gt;* Tahun 1533: Sultan mengumumkan penerimaan tawaran damai dengan Prancis.&lt;br /&gt;* Tahun 1535: Tercapai kesepakatan damai dengan Prancis di kota Baghdad, Irak.&lt;br /&gt;* Tahun 1534: Sultan Sulaiman membangun armada laut yang pertama untuk menghadapi perlawanan pasukan Kaisar Karel V.&lt;br /&gt;* Tahun 1537: Sultan Sulaiman memerintahkan Admiral Khairuddin Barbarossa untuk menguasai Laut Aijah yang terletak di antara Turki dan Yunani dalam tempo tiga tahun.&lt;br /&gt;* Tahun 15479: Pasukan Turki Usmani mengepung pantai Italia dan menguasai pelabuhan Nicea.&lt;br /&gt;* Tahun 1548: Sultan Sulaiman menguasai Gharan.&lt;br /&gt;* Tahun 1550: Mendirikan Universitas As-Sulaimaniyyah dan Masjid Agung Sulaiman.&lt;br /&gt;* Tahun 1556: Pendirian Masjid Agung Sulaiman selesai.&lt;br /&gt;* Tahun 1566: Sultan Sulaiman wafat di Szigetvar, Hongaria pada tanggal 5 September.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warisan Keajaiban Sulaiman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain berhasil membangun kekuatan politik, militer dan ekonomi, Sultan Sulaiman Al-Qanuni yang juga sukses membina kebudayaan. Selama berkuasa selama 46 tahun, sang sultan yang disegani para penguasa di daratan Eropa itu membangun beragam proyek arsitektur dan kebudayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran, bila pada pertengahan abad ke-16 M, Istanbul - ibu kota Kerajaan Usmani - menjelma menjadi kota yang paling inovatif dalam energik dalam bidang arsitektur di seluruh dunia. Hal itu menunjukkan betapa tingginya minat Sultan Sulaiman dalam membangun dan mengembangkan kesenian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli strategi militer yang sangat brilian itu ternyata juga menggemari sastra. Syair dan puisi yang diciptakannya tercatat sebagai salah satu hasil karya sastra terbaik di dunia Islam. Saat berkuasa, dia menyeponsori angkatan bersenjata yang terdiri dari para seniman, para pemikir agama, dan filsuf. Sulaiman menciptakan Istanbul sebagai pusat peradaban Islam di abad ke-16 M. Ia memerintahkan pembangunan sederet megaproyek seperti membangun jembatan, masjid, istana, serta universitas. Pembangunan yang berdenyut di ibu kota peradaban dunia, saat itu tercatat sebagai proyek yang terbesar di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederet megaproyek yang dibangun pada saat itu dikendalikan secara langsung oleh seorang arsitek brilian dalam sejarah manusia, yakni: Mimar Sinan. Masjid Agung Sulaiman yang dirancang dan dibangun Sinan diyakini sebagai kemenangan terbesar perdaban Islam dalam bidang arsitektur. Saat berkuasa, Sultan Sulaiman merenovasi Kubah Batu di Yerusalem. Selain itu, dia juga memperbaiki tembok kota suci ketiga bagi umat Islam itu. Salah satu peran lainnya, Sultan Sulaiman juga merenovasi Ka'bah di Makkah serta membangun sebuah kompleks di Damaskus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masanya, Istanbul juga menjadi pusat perkembangan seni visual, musik, menulis, dan filsafat di dunia Islam. Berseminya kebudayaan di era kekuasaan Sultan Sulaiman menunjukkan betapa Kerajaan Usmani telah mencapai puncak kejayaannya. Sejarah juga mencatat Sulaiman sebagai sultan terhebat di Kerajaan Usmani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia dikenal juga sebagai seorang pemerintah pemerintah yang amat luar biasa. Keberhasilannya dalam menyusun kembali undang-undang yang pertama kali dibuat oleh Sultan Muhammad II alias Mehmet II merupakan salah satu pencapaiannya yang paling prestisius. Wilayah kekuasaannya pun begitu luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : heri ruslan&lt;br /&gt;REPUBLIKA - Senin, 09 Juni 2008/&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-5161416996461190229?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/5161416996461190229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/5161416996461190229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/khalifah-sulaiman-al-qanuni.html' title='Khalifah Sulaiman Al-QanunI'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-6811654159240493779</id><published>2011-05-11T17:32:00.000-07:00</published><updated>2011-05-13T13:31:28.357-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>KU TUNGGU PINANGANMU</title><content type='html'>&lt;div class="actorName actorDescription" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-weight: bold; padding-bottom: 3px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="text_exposed_root text_exposed" id="id_4dcb2929b29217634871445" style="display: inline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;♥♥ ...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;♥♥&lt;b&gt;Ku tunggu pinanganmu&lt;/b&gt;♥♥&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;♥♥`*•.¸¸.•* (¸.•'´ (¸.•'´*¤* `'•.¸) `'•.¸) `*•.¸¸.•*♥♥&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;♥ ♥&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;span class="text_exposed_show" style="display: inline;"&gt;...&lt;br /&gt;السلام عليكم ورحمة الله و بركاته&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh:Sebelum Engkau Halal Bagiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi..&lt;br /&gt;♥♥Jangan engkau puja puji kami bila pujianmu hanyalah janji-janji yang tak menentu. Hanya membuatku terlena dan terbuai hingga kami lupa bahwa kita sedang bermaksiat. Kau puji diriku,tapi kau hanya ingin membuatku tersenyum dan makin terbuai rayuanmu. Tidak.. tidak akhi,kami ingin kau puji setelah kau halal bagiku. Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi..&lt;br /&gt;♥♥Tak akan kami langgar iffah ku dengan ajakan khalwat dari mu.&lt;br /&gt;Engkaupun sebenarnya tau,hal itu hanya akan menimbulkan badai kelabu yang membuat kita tak berdaya karna pihak ketiga yang tak lain syetan yang ada di dekat kita. Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi..&lt;br /&gt;♥♥Jagalah sikapmu pada kami,maka akankami jaga sikapku padamu,kami lemah akan sanjunganmu. Kecintaan ini ingin kami persembahkan kelak untuk suami,cinta nan kasih ini yang akan kami tuai untuk mencari ke ridhoan suami kelak. Jadi bagaimana mungkin kami mencinta pada hal yang tidak halal bagi kami, tentu Allah tak akan pernah ridho pada kami. Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi..&lt;br /&gt;♥♥Jilbabku untuk melindungi kehormatan kami,santun kami untuk menjaga iffah . Jangan kau lenakan kami agar kami lepas kehormatan di hadapanmu sebelum engkau halal bagi kami. kami ingin engkau ikut menjaga kehormatan kami dengan menjaga kami,bukan malah membawa pada kenistaan. Agar kau mampu menjaga kami secara utuh,Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi..&lt;br /&gt;♥♥kami memang tak sesempurna Aisyah dalam kecerdasan nya ataupun Fatimah dengan kelembutannya. Tapi kamiakan berusaha cerdas layaknya Aisyah dalam naunganmu dan kami akan berusaha selembut Fatimah dalam menenangkanmu.Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi..&lt;br /&gt;♥♥Kau memang tak sehebat Ali ataupun sekuat Umar,tapi kau akan menjadi hebat layaknya Ali ketika kau menjaga kami dalam kelemahan kami dan kau akan sekuat Umar agar kami tidak selalu menjadi tulang yang bengkok. Kami butuh imam yang bisa menjaga ke imanan,bukan yang mebawa kami pada jurang maksiat. Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Sungguh,kami memang tidak mampu menahan kala kami jatuh hati,tapi kami tak akan mengobral pesona kami hanya karna cinta yang menuntut nafsu pada keramahan syetan pada kami. Bukanlah jatuh cinta bila kau ajak kami pada kemaksiatan. Bila kau memang jatuh cinta pada kami,jangan kau bebankan deritamu pada hati yang akan memuntutmu untuk berbuat nista. Ijinkan kami menjaga hatimu,agar kita bisa menjelang bersama Jannah Nya.Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥“Wahai jika engkau memiliki cinta&lt;br /&gt;Dan telah terdorong dengan kerinduan&lt;br /&gt;Maka anggaplah jarak perjalanan itu dekat&lt;br /&gt;Karna kecintaan dan kerelaanmu pada penyeru&lt;br /&gt;Ketika mereka menyeru..!!&lt;br /&gt;Maka katakanlah,kami penuhi panggilanmu.&lt;br /&gt;Seribu kali dengan sempurna&lt;br /&gt;Janganlah kau berpaling&lt;br /&gt;Hanya karna melihat gerimis&lt;br /&gt;Jika engkau melihatnya “( Fii Zilalil Mahabbah )”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-6811654159240493779?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/6811654159240493779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/6811654159240493779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/sebelum-engkau-halal-bagiku_11.html' title='KU TUNGGU PINANGANMU'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-8422345359183443323</id><published>2011-05-11T17:28:00.000-07:00</published><updated>2011-05-13T13:31:28.315-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Benarkah Kau Mencintaiku Karena Allah</title><content type='html'>&lt;div class="actorName actorDescription" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-weight: bold; padding-bottom: 3px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="text_exposed_root text_exposed" id="id_4dcb2929aebe33776443048" style="display: inline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;♥♥ ...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;♥♥ &lt;b&gt;Benarkah Kau Mencintaiku Karena Allah&lt;/b&gt; ♥♥&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;♥♥`*•.¸¸.•* (¸.•'´ (¸.•'´*¤* `'•.¸) `'•.¸) `*•.¸¸.•*♥♥&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;♥ ♥&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;span class="text_exposed_show" style="display: inline;"&gt;......&lt;br /&gt;السلام عليكم ورحمة الله و بركاته&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Sebelum Engkau Halal Bagiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan....&lt;br /&gt;♥♥Jika kau mencintaiku karena Allah jangan dekati aku...&lt;br /&gt;Jika kau mencintaiku karena Allah jangan menggodaku...&lt;br /&gt;Jika kau mencintaiku karena Allah jangan merayuku....&lt;br /&gt;Jika kau mencintaiku karena Allah jaga izzahmu denganku...&lt;br /&gt;Jika kau mencintaiku karena Allah jangan menyentuhku...&lt;br /&gt;Jika Mencintaiku karena Allah jagalah hatimu dan hatiku agar tetap Mencintai-Nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Jika kau mencintaiku karena Allah jangan menjadikan aku pacarmu...&lt;br /&gt;Jika kau mencintaiku karena Allah pilihlah jalan yang Allah ridhai untuk mendapatkan hatiku...&lt;br /&gt;Jika kau mencintaiku karena Allah menjauhlah jika kau tahu aku belum siap menerima pinanganmu...&lt;br /&gt;Jika kau mencintaiku karena Allah bersabarlah mengungkapkannya di saat yang tepat....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Jika kau mencintaiku karena Allah tak usah khawatir kita tak dapat bersatu, karena kita tidak pernah tahu apakah aku sudah baik untukmu dan kau baik untukku menurut Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Jika kau mencintaiku karena Allah... Yakinlah, Jika aku memang di takdirkan Allah menjadi bidadarimu ,, kita pasti akan bersatu.&lt;br /&gt;Jangan menodai kesucian cinta hanya karena nafsu semata...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Ukhty....&lt;br /&gt;Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tanpa malu mendekatimu,apa kau tidak merasa takut terjerat padaku???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tanpa malu dengan genit menggodamu,apa kau tidak merasa risih pada kegenitanku ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tanpa segan merayumu, apakah kau terbuai oleh bujuk rayuku???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tak bisa menjaga izzah ketika berdekatan denganmu, apakah kau tidak bisa menolakku dengan perisai malumu???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Jika aku seorang ikhwan yang mengatakan cinta padamu karena Allah namun tanpa merasa berdosa berani menyentuhmu, apakah kau tidak takut Allah murka padamu, masihkah kau percaya pada ucapanku? tak curigakah kau padaku? Tak inginkah kau menjauhiku??? atau karena kau telah terjebak ke dalam jurang cinta nafsu, sehingga kau tak mampu menolakku meski kau tau semua ucapanku " Mencintaimu Karena Allah" adalah palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Ketahuilah ukhty...&lt;br /&gt;Jika aku seorang ikhwan sejati Yang mencintaimu karena Allah.. Aku tidak akan berani menyentuhmu ,bahkan hatimu sekalipun... Karena aku malu pada Allah jika bayanganku mengacaukan kekhusuk'an ibadahmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Jika aku seorang ikhwan sejati yang mencintaimu karena Allah, aku tidak akan pernah berani merayumu, menggodamu, bahkan dengan bebas tanpa batas berinteraksi denganmu.. Karena kau belumlah halal bagiku. Aku malu jika harus membuatmu lebih banyak mengingatku dari pada mengingat-Nya. Aku malu jika harus menjadi seseorang yang membuat-Nya cemburu padamu karena kau rela melanggar larangan-larangan-Nya karena cintmu padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Jika aku seorang Ikhwan sejati yang mencintaimu karena Allah aku tidak akan khawatir tidak dapat memilikimu karena tak mengungkapkan cintaku padamu sekarang meski saat ini aku begitu mengagumimu dan menginginkanmu menjadi bidadariku. Karena aku yakin jika engkau memang di takdirkan untukku ,engkau pasti akan menjadi milikku meski aku tak mengikatmu.. Bukankah jika Allah tidak mentakdirkan kita bersama di ikatpun pasti akan terlepas juga akhirnya??? Jadi untuk apa aku risau???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Ukhty...&lt;br /&gt;Sadarlah... Jika aku seorang Ikhwan yang benar-benar mencintaimu karena Allah, aku hanya akan berani merayumu, menggodamu, dan menyentuhmu setelah engaku telah halal bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Untuk semua muslimah.. Ukhty , Tetaplah Berusaha Menjadi Shalihah Meski Zaman Telah Berubah....Barokallahu fiik ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Allah memuliakan mereka yang saling mencintai dan bersahabat kerana Allah, yang membuat para nabi dan syuhada merasa iri terhadap mereka mereka. Nasa’i meriwayatkan dengan sanad dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda; “Di sekeliling Arasy, terdapat mimbar-mimbar dari cahaya yang ditempati oleh suatu kaum yang berpakaian dan berwajah cahaya pula. Mereka bukanlah para nabi atau syuhada, tetapi para nabi dan syuhada merasa iri terhadap mereka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, beritahulah kami tentang mereka!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Beliau bersabda, “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai, bersahabat, dan saling mengunjungi kerana Allah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Allah berfirman, artinya, “Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” (QS/Qur'an Surat Az-Zukhruf : 67)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-8422345359183443323?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/8422345359183443323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/8422345359183443323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/sebelum-engkau-halal-bagiku.html' title='Benarkah Kau Mencintaiku Karena Allah'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-3045294241440026916</id><published>2011-05-06T19:04:00.000-07:00</published><updated>2011-05-08T17:49:11.463-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Muslimah Sholehah</title><content type='html'>&lt;div class="actorName actorDescription" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-weight: bold; padding-bottom: 3px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="text_exposed_root text_exposed" id="id_4dc4a7a412e8d8d31290609" style="display: inline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;&lt;span class="word_break" style="display: block; float: left; margin-left: -10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;بسم الله الرحمن الرحي&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="messageBody" style="line-height: 14px;"&gt;&lt;span class="text_exposed_show" style="display: inline;"&gt;&lt;br /&gt;♥Wanita Solehah itu.....&lt;br /&gt;♥ (¸.•'´ (¸.•'´*¤* `'•.¸) `'•.¸) ♥&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aurat dijaga;&lt;br /&gt;Pergaulan dipagari;&lt;br /&gt;Sifat malu pengikat diri;&lt;br /&gt;Seindah hiasan di dunia ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥Keayuan wanita Solehah itu....&lt;br /&gt;♥ (¸.•'´ (¸.•'´*¤* `'•.¸) `'•.¸) ♥&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terletak pada kecantikan wajahnya;&lt;br /&gt;Kemanisan wanita Solehah itu;&lt;br /&gt;Tidak terletak pada kemanjaannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥♥♥Daya penarik wanita Solehah itu....&lt;br /&gt;♥ (¸.•'´ (¸.•'´*¤* `'•.¸) `'•.¸) ♥&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan pada kemanisan bicaranya yang menggoncang iman kaum ADAM&lt;br /&gt;Bukan pula terletak pada kebijaksanaannya bermain lidah, membujuk rayu;&lt;br /&gt;Bukan, tidak sama sekali..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;&lt;span class="word_break" style="display: block; float: left; margin-left: -10px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;*¨*•&lt;br /&gt;Nafsu mengatakan wanita cantik dengan paras rupa yang indah bak permata yang menyeri alam;&lt;br /&gt;Akal mengatakan wanita cantik atas kemajuan &amp;amp;&lt;br /&gt;kekebalannya dalam ilmu serta pandai dari segala aspek;&lt;br /&gt;Hati menyatakan kecantikan wanita hanya pada akhlaknya;&lt;br /&gt;Itupun seandainya hati itu bersih untuk menilai..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♥(`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) ♥&lt;br /&gt;~::'' Wahai wanita jangan dibangga dengan kecantikan luaran;&lt;br /&gt;Kerana satu hari nanti ianya akan lapuk ditelan zaman..::~&lt;br /&gt;♥ (¸.•'´ (¸.•'´*¤* `'•.¸) `'•.¸) ♥&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~{ SubhanALLAH... Wanita Sholehah Itu, Bidadari Syurga...&lt;br /&gt;tidak memandang &amp;amp; tidak dipandang...}~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(¯`v´¯)&lt;br /&gt;`·.¸.·´ ~{ muslimah sholeha}~&lt;br /&gt;♥♥♥.¸¸.•*¨¨*•.¸¸❤.¸¸.•*♥♥♥&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-3045294241440026916?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/3045294241440026916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/3045294241440026916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/muslimah-sholehah.html' title='Muslimah Sholehah'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-5161469024115727341</id><published>2011-05-04T17:55:00.000-07:00</published><updated>2011-05-04T20:00:36.787-07:00</updated><title type='text'>kisah nabi suleman</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-9b83586a2088aeb3" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v6.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D9b83586a2088aeb3%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331827887%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D22DE683AF4CB8F7681AAA405EF4AB4AE89A1AE73.777624B0EC2DD9176D44E129456573880F7D03BF%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D9b83586a2088aeb3%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DY1apQTmFHdy7lSjmscYWLPhwC_A&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v6.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D9b83586a2088aeb3%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331827887%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D22DE683AF4CB8F7681AAA405EF4AB4AE89A1AE73.777624B0EC2DD9176D44E129456573880F7D03BF%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D9b83586a2088aeb3%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DY1apQTmFHdy7lSjmscYWLPhwC_A&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;Nabi sulaiman adalah seorang nabi yang terkenal dengan kehebatan serta kekayaan dan kebijaksaan beliau, dia adalah seorang raja yang terkenal dengan kehebatannya yang mampu memahami serta mengetahui bahasa binatang seperti semut burung dll. Nabi sulaiman juga terkenal dengan kekayaan beliau, bahkan ia adalah nabi terkaya yang perna di utus oleh Allah SWT. ada yang mengatakan kerikil istananya saja terbuat dari mutiara, nabi sulaiman juga memiliki kekuatan untuk memerintah jin sehingga jika ia ingin melukakn sesuatu terkadang jin itu yang membantu Nabi Sulaiman A.S . ia juga merupakan raja yang sangat bijaksana dan penuh dengan kecerdikan, ketika ia ingin meng Islamkan penuduk yang meyembah matahari ia menunjukkan kepada ratu negara itu akan kebesaran dan keagungan serta kekayaan Allah dan akhirnya pemimpin penyembah berhala itu masuk islam.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="clear: both; text-align: center;"&gt;bagi teman teman yang ingin memiliki video ini, silhkan download &lt;a href="http://mabdaislam.blogspot.com/p/video.html"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-5161469024115727341?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/5161469024115727341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/5161469024115727341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/kisah-nabi-suleman.html' title='kisah nabi suleman'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-3323283045895658705</id><published>2011-05-03T19:16:00.000-07:00</published><updated>2011-05-03T19:16:32.385-07:00</updated><title type='text'>bila aku jatuh cinta</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-50d98fab682974ee" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v13.nonxt7.googlevideo.com/videoplayback?id%3D50d98fab682974ee%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331827887%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D5793A11359BB515CB05B2A9E50C4CADE384F6288.83CCEDE34BB1D42A6A12F1073AAC67A35CC60F10%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D50d98fab682974ee%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DyjgjCzHAzOOUaIRGgKB1icXFcog&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v13.nonxt7.googlevideo.com/videoplayback?id%3D50d98fab682974ee%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331827887%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D5793A11359BB515CB05B2A9E50C4CADE384F6288.83CCEDE34BB1D42A6A12F1073AAC67A35CC60F10%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D50d98fab682974ee%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DyjgjCzHAzOOUaIRGgKB1icXFcog&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ya Allah, jika aku jatuh cinta,&lt;br /&gt;cintakanlah aku pada seseorang yang&lt;br /&gt;melabuhkan cintanya pada-Mu,&lt;br /&gt;agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,&lt;br /&gt;jagalah cintaku padanya agar tidak&lt;br /&gt;melebihi cintaku pada-Mu&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ya Allah, jika aku jatuh hati,&lt;br /&gt;izinkanlah aku menyentuh hati seseorang&lt;br /&gt;yang hatinya tertaut pada-Mu,&lt;br /&gt;agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,&lt;br /&gt;jagalah hatiku padanya agar tidak&lt;br /&gt;berpaling pada hati-Mu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,&lt;br /&gt;rindukanlah aku pada seseorang yang&lt;br /&gt;merindui syahid di jalan-Mu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ya Allah, jika aku rindu,&lt;br /&gt;jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku&lt;br /&gt;merindukan syurga-Mu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,&lt;br /&gt;janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat&lt;br /&gt;di sepertiga malam terakhirmu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,&lt;br /&gt;jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang&lt;br /&gt;menyeru manusia kepada-Mu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,&lt;br /&gt;jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ya Allah Engaku mengetahui bahawa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta&lt;br /&gt;pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah&lt;br /&gt;pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kukuhkanlah Ya Allah&lt;br /&gt;ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah&lt;br /&gt;hati-hati ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada&lt;br /&gt;kami dengna limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di&lt;br /&gt;jalan-Mu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;(As-Syahid Syed Qutb)&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Terima kasihku pada sahabat-sahabatkuu yang telah memberikan cinta tulusnya dan yang selalu mengingatkan padaku untuk menggapai cinta NYa.&lt;br /&gt;Untuk kluargaku yang telah memberikan restu dalam da'wah dan senantiasa menguatkan dalam iman dan amal...&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/video/Z_-4eFDO/bila_aku_jatuh_hati.html"&gt;download file video&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;atau&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 17px; margin-bottom: 9px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;download file video &lt;a href="http://mabdaislam.blogspot.com/p/video.html"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-3323283045895658705?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/3323283045895658705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/3323283045895658705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/bila-aku-jatuh-cinta.html' title='bila aku jatuh cinta'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-4246055491972301693</id><published>2011-05-03T18:53:00.000-07:00</published><updated>2011-05-03T18:53:35.759-07:00</updated><title type='text'>cinta pada Allah</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 12px; line-height: 19px;"&gt;mengeluarkan cinta dunia dari dalam hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 12px; line-height: 19px;"&gt;Seseorang bertanya kepadaku, "Bagaimana cara mengeluarkan cinta dunia dari dalam hati?". Aku jelaskan kepadanya, "Perhatikanlah setiap perpindahan dunia itu dari satu tangan ke tangan lainnya. Dia berhasil untuk menghalangi dan membuat lupa para pemiliknya. Pada awalnya dunia akan mengangkat derajad pemiliknya dari orang lain, sehingga membuat dia disanjung dan dipuja. Saat ia terlena dengan kedudukan dan tarap hidupnya, tiba-tiba dunia menjerat dan menjatuhkannya, mereka diperdaya oleh dunia sehingga menghancurkannya. Dunia hanya tertawa, iblis pun ikut menyeringai tawanya. Demikianlah dunia memperlakukan orang kaya, para penguasa dan raja-raja, sejak zaman Adam hingga hari kiamat kelak. (Syaikh Abdul Qadir Jailani)﻿&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 12px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, Utopia, 'Palatino Linotype', Palatino, serif; font-size: 12px; line-height: 19px;"&gt;seorang ulama juga pernah berkata, bahwa hati manusia ini kecil, ia hanay bisa menampung dengan sepenuhnya satu kebesaran saja, sementara Allah itu besar, jadi unutk memasukkan kebesaran Allah dalam hati kita haruslah dengan mengeluarkan semua kebesaran-kebesaran makhluk dan memasukkan hanya kebesaran Allah saja, dan barang siapa yang ada Allah dalam hatinya, maka yakinlah Allah kan bersamamu enguatkan lngkahmu di atas musuh musuhmu.....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-4246055491972301693?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/4246055491972301693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/4246055491972301693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/cinta-pada-allah.html' title='cinta pada Allah'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-8510808514819043020</id><published>2011-05-01T19:19:00.001-07:00</published><updated>2011-05-01T19:19:53.631-07:00</updated><title type='text'>Rencana Tuhan itu Indah</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;SUMBER AL KHILAFAH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut: “Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini; nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu Semrawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil; ” anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu. “&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kemudian ibu berkata:”Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah; “Allah, apa yang Engkau lakukan? ” Ia menjawab: ” Aku sedang menyulam kehidupanmu.” Dan aku membantah,” Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kemudian Allah menjawab,” Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini. Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-8510808514819043020?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/8510808514819043020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/8510808514819043020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/rencana-tuhan-itu-indah.html' title='Rencana Tuhan itu Indah'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-8497485895659836</id><published>2011-05-01T19:18:00.001-07:00</published><updated>2011-05-01T19:18:52.485-07:00</updated><title type='text'>HUKUM MEYAKINI KEBENARAN SELAIN HUKUM ALLAH</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;وَمَن لَّمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُوْنَ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;“Barangsiapa yg tdk berhukum dgn apa yg diturunkan oleh Allah mk mereka itulah orang2 yg kafir.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Penjelasan mufradat ayat:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;الْكَافِرُوْنَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Asal makna kufur adl menutupi sesuatu. Dikatakan petani itu “kafir” krn dia menutupi biji dan dinamakan malam dgn “kafir” krn ia menutupi segala sesuatu . Pengertian kufur secara bahasa ini seperti yg terdapat dlm Surat Al-Hadid ayat 20.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Adapun makna secara istilah syar’i adl bahwa kekafiran itu terbagi menjadi dua:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;a. Kufur Akbar yaitu yg menyebabkan pelaku kekal dlm neraka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;b. Kufur Ashgar yaitu kekafiran yg menyebabkan pelaku berhak mendapatkan ancaman tanpa dikekalkan .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Sebab Turun Ayat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Al-Imam Ahmad dan Ath-Thabrani dlm Al-Mu’jam Al-Kabir meriwayatkan dari Abdullah bin ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma dan beliau menyebutkan sebab turun ayat ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Allah Ta’ala menurunkan ayat ini berkenaan tentang dua kelompok di kalangan Yahudi di masa jahiliyyah di mana salah satu kelompok telah menguasai yg lain sehingga mereka ridha. Mereka berdamai dgn ketentuan bahwa bila ada orang dari kelompok yg mulia membunuh dari kelompok yg hina mk diharuskan membayar diyat sebesar 50 wisq . Sementara bila ada orang dari kelompok yg hina membunuh dari kelompok yg mulia mk diyat- sebesar 100 wisq.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Mereka tetap memegangi hukum ini sampai Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tiba di Madinah. Kedua kelompok tersebut merasa hina dgn kedatangan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam beliau belum mengetahui di saat melakukan perjanjian damai. ada orang dari kelompok yg hina membunuh seseorang dari kelompok yg mulia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Maka kelompok yg mulia mengirim utusan kepada kelompok hina agar mereka membayar 100 wisq. Berkata yg hina: “Beginikah cara dua kampung yg agama satu? Nasab keturunan satu? Negeri satu? Sedangkan diyat sebagian mereka setengah diyat sebagian yg lain?! Sesungguh kami hanya memberikan kamu krn penganiayaan kalian terhadap kami dan kami takut terhadap kalian. Adapun jika Muhammad telah datang mk kami tdk memberikan ini kepada kalian.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;hampir menyebabkan berkobar peperangan di antara mereka. Kemudian mereka memutuskan utk menjadikan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam di antara mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Kelompok mulia berkata: “Demi Allah Muhammad tdk akan memberikan kepada kalian dari mereka dua kali lipat dari apa yg diberikan mereka dari kalian. Sungguh mereka telah benar mereka tidaklah memberikan kepada kita melainkan penganiayaan dari kami dan menguasai mereka. mk hendaklah kalian menyelidiki Muhammad utk mengecek pendapatnya. Jika dia memberikan kepada kalian apa yg kalian inginkan mk kalian boleh mengangkat jadi hakim dan jika dia tdk memberikan kepadamu mk kalian waspada dan jangan kalian jadikan dia sebagai hakim.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Maka mereka pun menyusupkan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam beberapa orang dari kalangan munafiqin utk mengecek pendapat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Ketika Rasulullah shallallahu alaihi wasallam datang Allah mengabarkan Rasul-Nya tentang seluruh perkara mereka dan apa yg mereka kehendaki. Allahpun menurunkan firman-Nya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;وَمَن لَّمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُوْنَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;“Barangsiapa yg tdk berhukum dgn apa yg diturunkan oleh Allah mk mereka itulah orang2 yg kafir.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma berkata: “Demi Allah utk mereka turun ayat ini dan mereka yg dimaksud oleh Allah ‘Azza wa Jalla.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Penafsiran Ayat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Ayat Allah yg mulia ini telah ditafsirkan oleh ahli tafsir dari kalangan shahabat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yaitu Abdullah bin ‘Abbas radhiallahu anhuma. Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir At-Thabari rahimahullah dgn sanad yg shahih dari Ibnu Abbas beliau berkata: “Dengan adl kekafiran namun bukan kafir terhadap Allah para malaikat-Nya kitab-kitab-Nya dan para Rasul-Nya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Dalam riwayat lain beliau berkata: “Bukan adl kekufuran yg mereka inginkan. Sesungguh bukan kekufuran yg mengeluarkan dari agama kufrun duna kufrin .” .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="" name="_GoBack"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-8497485895659836?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/8497485895659836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/8497485895659836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/hukum-meyakini-kebenaran-selain-hukum.html' title='HUKUM MEYAKINI KEBENARAN SELAIN HUKUM ALLAH'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-1830071723463333707</id><published>2011-05-01T19:03:00.000-07:00</published><updated>2011-05-01T19:03:09.982-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pacaran'/><title type='text'>‘Ayah, bolehkah berpacaran</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sumber AL Khilafah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-jiVGT9H-FYo/Tb4QwGfzVzI/AAAAAAAAAA8/eqkCDfIDFOY/s1600/pacaran.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-jiVGT9H-FYo/Tb4QwGfzVzI/AAAAAAAAAA8/eqkCDfIDFOY/s1600/pacaran.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Mungkin ada diantara kita selaku orangtua yang tidak mampu bersikap tegas dalam menyampaikan ajaran Islam, terutama yang berhubungan dengan psikoseksual remaja. Kita ‘malu’ menyampaikan kebenaran, padahal itu adalah kewajiban kita untuk menyampaikannya dan hak mereka untuk mengetahuinya. ‘Ayah, bolehkah berpacaran?’ mungkin salah satu pertanyaan yang lambat laun akan menyergap kita. Salah satu jawaban yang cerdas, memuaskan dan tepat, mungkin dapat kita simak dari artikel di bawah ini.&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk memberikan yang terbaik kepada putra-putri kita, yaitu pendidikan yang baik dan adab yang mulia.&lt;br /&gt;——————————————————————&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Seorang ayah, bila ia mempunyai putra yang beranjak remaja, lambat atau cepat ia akan disergap oleh pertanyaan seperti ini: ‘Ayah, bolehkah berpacaran?’ Pengertian ‘berpacaran’ menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bercintaan, berkasih-kasihan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sebagai Ayah yang baik, kita sudah seharusnya sejak jauh hari berusaha menyiapkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tak terduga seperti itu. Namun seringkali kita tidak siap dengan jawaban ketika pertanyaan tadi terlontar dari mulut anak kita. Seorang ayah mempunyai posisi strategis. AYAH TIDAK SAJA MENJADI PEMIMPIN BAGI KELUARGANYA, SEORANG AYAH JUGA SEHARUSNYA BISA MENJADI TEMAN BAGI ANAK-ANAKNYA, MENJADI NARASUMBER DAN GURU BAGI ANAK-ANAKNYA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;‘Tiada pemberian seorang bapak terhadap anak-anaknya yang lebih baik dari pada (pendidikan) yang baik dan adab yang mulia.’&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(HR At-Tirmidzy)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;‘Barangsiapa yang mengabaikan pendidikan anak, maka ia telah berbuat jahat secara terang-terangan …’&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;�&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ibnu Qayyim.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:&amp;nbsp;&lt;i&gt;“Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan dimintai pertangungjawaban terhadap apa yang kamu pimpin. Seorang suami (ayah) adalah pemimpin bagi anggota keluarganya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang telah dipimpinnya atas mereka.”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;(HR Muslim)&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada sebuah contoh yang datangnya dari keluarga Pak Syamsi. Ketika Iwan anak remajanya bertanya soal berpacaran, Pak Syamsi yang memang sudah sejak lama mempersiapkan diri, dengan santai memberikan jawaban seperti ini: ‘Boleh nak, sejauh berpacaran yang dimaksud adalah sebagaimana yang terjadi antara Ayah dan Bunda’ Pak Syamsi menjelaskan kepada Iwan, bahwa berpacaran adalah menjalin tali kasih, menjalin kasih sayang, dengan lawan jenis, untuk saling kenal-mengenal, untuk sama-sama memahami kebesaran Allah di balik tumbuhnya rasa kasih dan sayang itu. Oleh karena itu, berpacaran adalah ibadah. Dan SEBAGAI IBADAH, BERPACARAN HARUSLAH DILAKUKAN SESUAI DENGAN KETENTUAN ALLAH, YAITU DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Di dalam sebuah Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang perempuan, melainkan si perempuan itu bersama mahramnya.’ ‘Di luar ketentuan tadi, maka yang sesungguhnya terjadi adalah perbuatan mendekati zina, suatu perbuatan keji dan terkutuk yang diharamkan ajaran Islam (Qs. 17:32).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Allah SWT telah mengharamkan zina dan hal-hal yang bertendensi ke arah itu, termasuk berupa kata-kata (yang merangsang), berupa perbuatan-perbuatan tertentu (seperti membelai dan sebagainya).’ Demikian penjelasan Pak Syamsi kepada Iwan anak remajanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;“DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN, ANANDA BISA BERPACARAN DENGAN BEBAS DAN TENANG, BISA SALING MEMBELAI DAN MENGASIHI, BAHKAN LEBIH JAUH DARI ITU, YANG SEMULA HARAM MENJADI HALAL SETELAH MENIKAH, YANG SEMULA DIHARAMKAN TIBA-TIBA MENJADI HAK BAGI SUAMI ATAU ISTRI YANG APABILA DITUNAIKAN DENGAN IKHLAS KEPADA ALLAH AKAN MENDATANGKAN PAHALA.” Demikian penjelasan pak Syamsi kepada Iwan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;“Namun jangan lupa,” sambung pak Syamsi, “ISLAM MENGAJARKAN DUA HAL YAITU MEMENUHI HAK DAN KEWAJIBAN SECARA SEIMBANG. DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN, KITA TIDAK SAJA BISA MENDAPATKAN HAK-HAK KITA SEBAGAI SUAMI ATAU ISTERI, NAMUN JUGA DITUNTUT UNTUK MEMENUHI KEWAJIBAN, MENAFKAHI DENGAN LAYAK, MEMBERI TEMPAT BERNAUNG YANG LAYAK, DAN YANG TERPENTING ADALAH MEMBERI PENDIDIKAN YANG LAYAK BAGI ANAK-ANAK KELAK …”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Seorang yang membina anaknya adalah lebih baik daripada ia bersedekah satu sha’ …&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(HR At-Tirmidzy).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;“Nah, apabila ananda sudah merasa mampu memenuhi kedua hal tadi, yaitu hak dan kewajiban yang seimbang, maka segeralah susun sebuah rencana berpacaran yang baik di dalam sebuah lembaga perkawinan yang dicontohkan Rasulullah…” Demikian imbuh pak Syamsi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Seringkali kita sebagai orangtua tidak mampu bersikap tegas di dalam menyampaikan ajaran Islam, terutama yang sangat berhubungan dengan perkembangan psikoseksual remaja. Seringkali kita ‘malu’ menyampaikan kebenaran yang merupakan kewajiban kita untuk menyampaikannya, sekaligus merupakan hak anak untuk mengetahuinya. Sebagai anak, seorang Iwan memang harus me menyadari, bahwa perilaku seperti itu adalah upaya-upaya mendekati zina, bahkan zina itu sendiri!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Celakanya, hanya sedikit saja diantara orangtua yang mau bersikap tegas terhadap perilaku seperti ini. Bahkan, seringkali sebagian dari orangtua kita justru merasa malu jika anaknya yang sudah menginjak usia remaja belum juga punya pacar. Sebaliknya, begitu banyak orangtua yang merasa bangga jika mengetahui anaknya sudah punya pacar. ‘Berapa banyak kejahatan yang telah kita buat secara terang-terangan …?’&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Di sebuah stasiun televisi swasta, ada program yang dirancang untuk mempertemukan dua remaja berlawanan jenis untuk kelak menjadi pacar. Di stasiun teve lainnya ada sebuah program berpacaran (dalam artian perbuatan mendekati zina) yang justru diasosiasikan dengan heroisme, antara lain dengan menyebut para pelakunya (para pemburu pacar) sebagai “pejuang.” Dan bahkan para “pejuang” ini mendapat hadiah berupa uang tunai yang menggiurkan anak-anak remaja. Perilaku para “pejuang” ini disaksikan oleh banyak remaja, sehingga menjadi contoh bagi mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Makna pejuang telah bergeser jauh dari tempatnya semula. Seseorang yang melakukan perbuatan mendekati zina disebut “pejuang.” Hampir tidak pernah kita mendengar ada seorang pelajar yang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-1830071723463333707?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/1830071723463333707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/1830071723463333707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/ayah-bolehkah-berpacaran.html' title='‘Ayah, bolehkah berpacaran'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-jiVGT9H-FYo/Tb4QwGfzVzI/AAAAAAAAAA8/eqkCDfIDFOY/s72-c/pacaran.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-3517267610892380763</id><published>2011-05-01T18:39:00.000-07:00</published><updated>2011-05-01T18:50:10.942-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>PERNYATAAN ULAMA TENTANG MUSIK</title><content type='html'>&lt;h3 style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://syamsulmuh.blogspot.com/2011/04/hadith-hadith-sahih-tentang-haramnya.html"&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in; text-decoration: none;"&gt;HADITH-HADITH SAHIH TENTANG HARAMNYA MUZIK&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="width: 245px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 38.85pt; mso-yfti-firstrow: yes; mso-yfti-irow: 0; mso-yfti-lastrow: yes;"&gt;   &lt;td style="background: white; border: solid black 1.0pt; height: 38.85pt; mso-border-alt: solid black .75pt; padding: 0in 0in 0in 0in; width: 183.75pt;" valign="top" width="245"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-hSKSOeJGSYM/Tb4MVSbn2jI/AAAAAAAAAA4/ruxVcng-SQ8/s1600/naruto+pinda+negara.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-hSKSOeJGSYM/Tb4MVSbn2jI/AAAAAAAAAA4/ruxVcng-SQ8/s1600/naruto+pinda+negara.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Para Imam Mazhab Empat telah sepakat mengharamkan semua alat-alat muzik, dengan beberapa pengecualian (rebana dalam majlis-majlis perkahwinan dan dua hari raya), berdasarkan hadith-hadith yang warid daripada Rasulullah(saw) mengenainya.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Akan tetapi ada sebahagian ulama yang memfatwakan hukum yang berlawanan seratus peratus darajat dengannya.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Yang terkenal diantaranya ialah Ibn Hazm , tokoh besar Mazhab Ad Zhahiri dalam bukunya yang terkenal “Al Muhalla”.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pada zaman moden ini lahir pula beberapa orang ulama yang mengeluarkan fatwa yang serupa itu.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Diantaranya yang sangat menonjol ialah Dr. Yusuf Al Qardhawi didalam bukunya “Al Halal Wal Haram Fil Islam”.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Beliau telah berkata:&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Adapun hadith-hadith nabi yang warid mengenainya (muzik) semuanya penuh dengan&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;tajrih (kecacatan) dan tidak ada satu hadith pun yang terselamat dari kritikan ulama dan fuqaha hadith.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Al Qadhi Abu Bakar Ibn Al Arabi telah berkata: tidak ada satu hadith pun yang sahih mengenai pengharaman bunyian, manakala Ibn Hazm pula berkata: semua hadith yang warid mengenainya adalah baatil dan maudho’ belaka”. (Al Halal Wal Haram Fil Islam ms. 282)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;Pendapat Dr. Yusuf Al Qardhawi ini tersebar di seluruh dunia Islam melalui bukunya yang terkenal dan sangat besar pengaruhnya di kalangan&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;umat&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Islam sekarang ini di mana ia di terima&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;pakai dalam kebanyakan pendapat yang diutarakan dalam masyarakat umat , tanpa menoleh lagi kepada pendapat imam mazhab empat dan kepada dasar-dasarnya, seakan-akan pendapat tersebut adalah baatil, manakala pendapat Dr. Yusuf Al Qardhawi adalah suatu kebenaran mutlak yang tidak perlu di kaji dan di ragui lagi.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Sesungguhnya pendapat yang mengatakan semua hadith-hadith yang bersangkutan dengan bunyian, muzik dan alat-alat muzik adalah baatil dan maudho’ belaka, adalah keterlaluan.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ia bukanlah hasil dari satu kajian ilmiah yang mendalam dan matang, tetapi ia tidak lain dan tidak bukan dari satu taqlid buta kepada Ibnu Hazm dan orang-orang yang serupa dengannya.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ini adalah kerana menurut kajian yang di buat oleh ulama-ulama dan pengkritik hadith yang muktabar ternyata bahwa sebahagian hadith mengenai masalah ini adalah benar-benar&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;sahih&lt;/b&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;dan bukanlah samuanya baatil atau maudho’ seperti yang dikatakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Di antara hadith-hadith yang sahih ialah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; color: black; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Imran ibnu Husain&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;meriwayatkan bahawa Rasulullah(saw) telah bersabda mafhumnya: “ Akan berlaku kemusnahan, penukaran rupa (penjelmaan) dan lontaran dalam umat ini.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Seorang lelaki dari kaum muslimin berkata: Bilakah yang demikian itu akan berlaku wahai Rasulullah(saw)?&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Beliau bersabda mafhumnya: “ Apabila lahir biduanita-biduanita, alat-alat muzik dan di minum khamr (arak)”.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;(Hadith Sahih riwayat Tirmidhi dan Ibn Abiddunya.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Lafaz hadith ini menurut riwayat Tirmidhi. Lihat Sahih Sunan At Tirmidhi 1801-2323, Sahih Al Jaami’ As Sagheer 4273 dan Silsilatul Ahadeeth As Saheehah&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;- Syaikh Mohd Naasiruddin Al Albaani)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; color: black; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Anas ibn Malik (rad) meriwayatkan bahawa&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Rasulullah(saw) bersabda mafhumnya : “ Pasti akan berlaku kemusnahan, lontaran dan pengubahan rupa dalam umat ini, yaitu apabila mereka meminum khamr, mengambil biduanita-biduanita dan membunyikan alat-alat muzik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;(&lt;b&gt;&lt;i&gt;Hadith ini sahih riwayat Ibn Abiddunya dalam “Dzam Al Muhalli” Juz 1/1530 . Hadith ini juga diriwayatkan oleh Tirmidhi dan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ibn Abiddunya daripada Imran ibn Husain.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Imam Ahmad dan Ibn Abiddunya meriwayatkan juga daripada Abi Umamah dan ia diriwayatkan juga daripada Abu Hurairah oleh Tirmidhi dan Ibn Abiddunya.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sila lihat Saheeh Al Jaami’ As Sagheer 5467 dan Silsilatul Ahadeeth As Saheehah 2023&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;As Syaikh Al Albaani)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; color: black; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Imran ibn Husain dan Abu Saaid&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;(rad) meriwayatkan bahawa Rasulullah(saw) bersabda mafhumnya: “Akan berlaku kemusnahan, lontaran dan perubahan rupa di akhir zaman yaitu lahir alat-alat muzik, biduanita-biduanita dan apabila khamr dihalalkan”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;(Hadith ini saheeh - Riwayat Tirmidhi dan Thabarani)&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; color: black; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Abu Maalik Al Asyaari (rad) meriwayatkan bahawa Rasulullah(saw) bersabda mafhumnya: “ Orang-orang dari umat ku pasti akan meminum khamr yang mereka namakannya dengan bukan nama khamr, di mainkan alat-alat muzik keatas kepala mereka dan biduanita-biduanita.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Allah akan musnahkan bumi bersama-sama mereka dan menjadikan sebahagian mereka sebagai kera dan babi.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;(&lt;b&gt;&lt;i&gt;Hadith ini saheeh - Riwayat Ibn Maajah, Al Baihaqi dan Ibn Asaakir, Ibn Hibban dan Thabarani.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sila lihat Saheeh Al Jaami’ As Sagheer 5454, Silsilatul Ahadeeth As Saheehah&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;90, 91 dan Saheeh Ibn Maajah 3247 – 4020)&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; color: black; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Abu Maalik Al Asyaari (rad) meriwayatkan bahawa Rasulullah(saw) bersabda mafhumnya: “ Akan&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;ada&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;beberapa kaum dari umatku yang menghalalkan zina, sutera (bagi lelaki), khamr dan alat muzik dan beberapa kamu akan turun/berhenti di sudut sebuah bukit yang tinggi.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Para penternak datang kepada mereka di waktu petang dengan membawa haiwan-haiwan ternakan mereka kerana sesuatu keperluan, lalu mereka berkata:&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Datanglah semua menemui kami esok.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Lantas Allah(swt) memusnahkan mereka pada waktu malam dan menjatuhkan bukit yang tinggi itu ke atas mereka dan sebahagian yang lain lagi Allah mengubah rupa mereka menjadi seperti kera dan babi sampailah ke hari kiamat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;(Hadith ini saheeh – Ri. Al Bukhari dalam kitab saheehnya (4/30).&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sila lihat&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Silsilatul Ahadeeth As Saheehah 1/91/139-147&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dan Saheeh Al Jaami’us Sagheer 5466.)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; color: black; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Hadith ini diriwayatkan oleh Bukhari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;di&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dalam saheehnya secara ta’lik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Semua hadith tersebut dengan jelas dan tegas mengatakan keharaman zina, sutera (bagi lelaki) , khamr dan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;alat&lt;/b&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;muzik&lt;/b&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Terhadap kaum yang menghalalkan&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;akan di timpakan Allah dengan kemusnahan, perubahan rupa sampailah ke hari kiamat.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Tidak ada hadith – hadith sahih yang mengecualikannya kecuali penggunaan rebana dalam majlis-majlis perkahwinan dan pada dua hari raya.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Sewaktu menjelaskan hadith di atas, Al Allaamah As Syaikh Muhammad Naasiruddin Al Albaani, (rahimahullah) telah berkata:&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;“ Banyak hadith yang warid mengenai pengharaman muzik yang terkenal pada masa itu (masa Nabi saw) seperti gendang (genderang), gambus dan lain-lain.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tidak ada hadith yang warid yang menyalahinya atau pun yang mengtakhsiskannya kecuali rebana / kompang&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dalam majlis-majlis perkahwinan dan dua hari raya kerananya mubah mengikut perincian yang di sebutkan dalam kitab-kitab fiqh.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mengenai ini telah saya sebutkan dalam sanggahan saya terhadap Ibn Hazm.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Maka oleh kerana itulah mazhab yang empat sepakat mengharamkan semua alat-alat muzik.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Manakala sebahagian mereka mengecualikan gendang peperangan selain rebana dalam majlis-majlis perkahwinan dan dua hari raya itu.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dan sebahagian ulamak sekarang memasukkan / menghubungkan ke dalamnya muzik tentera.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pendapat ini tidak mempunyai dasar kerana beberapa sebab:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-indent: -18.75pt;"&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; color: black; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Mentakhsiskan hadith-hadith yang mengharamkan (secara umum) tanpa adanya&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;makhsus (pentakhsis) semata-mata berdasarkan akal fikiran dan istihsan adalah baatil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; color: black; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;2&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Yang wajib bagi orang –orang Islam dalam masa peperangan ialah menghadapkan hati mereka semata-mata kepada Allah sambil memohon pertolongan untuk mengalahkan musuh.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Yang demikian lebih kuat pengaruhnya bagi ketenteraman jiwa dan lebih menguatkan hubungan hati dengan Allah Taala.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Penggunaan muzik adalah di antara perkara yang merosakkan hati dan memalingkan mereka dari menyayangi tuhan mereka.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Allah Taala berfirman mafhumnya: “&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Wahai orang –orang yang beriman !&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Apabila kamu memerangi pasukan musuh, maka teguhkanlah hati kamu dan sebutlah nama Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung”&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;( Al Anfaal: 45) .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Penggunaan alat-alat muzik adalah sebahagian dari adat/tradisi orang-orang kafir yang tidak beriman dengan Allah dan hari akhirat dan tidak pula mengharamkan apa –apa yang&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;telah di haramkan Allah dan RasulNya dan tidak pula beragama dengan agama yang benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Justru, kita tidak harus menyerupai mereka, terutamanya dalam perkara-perkara yang di haramkan Allah secara umum seperti muzik ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Saudara sekalian, janganlah hendaknya terpedaya dengan apa yang didengar daripada sebahagian ulama fiqh yang masyur sekarang ini yang berpendapat halalnya alat-alat muzik dan muzik itu, kerana mereka sebenarnya mengeluarkan fatwa secara taqlid dan mereka membantu kecenderungan / keinginan manusia sekarang ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Kepada siapakah mereka bertaqlid? Tidak lain&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;kecuali kepada Ibn Hazm yang telah berbuat salah apabila beliau membolehkan/menghalalkan alat-alat muzik dan hiburan kerana menurutnya hadith Abu Maalik Al Asyaari tidak saheeh sedangkan anda telah mengetahui bahawa hadith tersebut adalah benar-benar saheeh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Pendapat Ibn Hazm ini lahir kerana kelemahannya dalam ilmu hadith sperti yang telah di nyatakan sebelum ini.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Apakah&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;gerangan yang mendorong mereka mengikuti pendapat Ibn Hazm dengan meninggalkan pendapat imam-imam yang empat (Maalik, Abu Haanifah, Shafei dan Ahmad) pada hal mereka lebih faqih dari Ibn Hazm, lebih alim , lebih ramai bilangannya&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dan lebih kuat hujjahnya?.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Jika yang mendorong mereka bertaqlid kepada Ibn Hazm kerana semata-mata pentahqiqan ilmi maka tidak siapa yang akan mengkritik mereka.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pengertian tahqiq ilmi seperti yang di ketahui ialah mereka hendaklah mengikuti semua hadith yang warid dalam bab ini, mempelajari jalan-jalan dan perawi-perawinya dan kemudian menghukum hadith-hadith itu mengikut yang patut, samada saheeh, hasan&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;atau dhaeef.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kemudian apabila ada di antaranya&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;yang&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;saheeh, mereka hendaklah mempelajarinya dari sudut dilalahnya, fiqhnya, umumnya dan khususnya berdasarkan kaedah-kaedah ilmu usul hadeeth dan usul fiqh..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Jika mereka telah berbuat demikian, mereka mendapat pahala dan tidak ada sesiapa yang dapat mengkritik mereka.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Akan tetapi, demi Allah mereka tidak melakukan sesuatu apa pun!&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Apabila mereka di hadapkan kepada sesuatu masalah, mereka akan melihat kepada pendapat-pendapat para ulamak mengenainya.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kemudian mereka mengambil mana yang lebih mudah atau yang lebih mendatangkan maslahat-maslahat menurut anggapan mereka tanpa melihat apakah pendapat itu selaras dengan dalil dari Al Kitab dan As Sunnah As Saheehah.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tidak di ketahui berapa banyak mereka telah mensyariatkan untuk orang ramai dengan cara ini – atas nama syariat Islam pada hal Islam bersih darinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;(Silsilatul Ahadeeth As Saheehah ms 139 – 147&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Jilid 1/91&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;- Syaikh Al Albaani)&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 19.2pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Sungguhpun Islam itu adalah agama Allah, semuanya mestilah di dasarkan kepada kitab sucinya dan kepada keterangan –keterangan rasulNya.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Jika ada, kemudian barulah ijhtihad berdasarkan kaedah-kaedah yang telah di tetapkan.&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; padding-bottom: 0in; padding-left: 0in; padding-right: 0in; padding-top: 0in;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mana-mana pendapat yang berlawanan dengan dalil, baik Al Quran ataupun Al Hadeeth, dengan sendirinya baaatil dan mardud ( di tolak).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-3517267610892380763?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/3517267610892380763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/3517267610892380763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/pernyataan-ulama-tentang-musik.html' title='PERNYATAAN ULAMA TENTANG MUSIK'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-hSKSOeJGSYM/Tb4MVSbn2jI/AAAAAAAAAA4/ruxVcng-SQ8/s72-c/naruto+pinda+negara.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-6266608698483439885</id><published>2011-05-01T02:01:00.000-07:00</published><updated>2011-05-01T18:50:26.649-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khilafah'/><title type='text'>RUU INTELIJEN 2010: BENTUK TIRANI BARU?</title><content type='html'>&lt;div align="center" class="MsoNormalCxSpFirst" style="line-height: normal; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Oleh&lt;b&gt;: Harits Abu Ulya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;(Ketua Lajnah Siyasiyah DPP-HTI)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-WNkl3bC89qE/Tb39PZsib-I/AAAAAAAAAA0/KkOzQ3dyTsw/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-WNkl3bC89qE/Tb39PZsib-I/AAAAAAAAAA0/KkOzQ3dyTsw/s1600/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Akhirnya secara aklamasi, anggota dewan yang hadir dalam rapat paripurna DPR&amp;nbsp; (kamis, 16/12/2010) menyetujui usulan RUU Intelijen Negara sebagai RUU Inisiatif dewan&amp;nbsp; yang akan di bahas dalam program legislasi Nasional tahun 2011. Sebelumnya RUU Intelijen versi BIN (Badan intelijen Negara) beredar di kalangan anggota DPR namun mengalami banyak penolakan. Kali ini RUU yang naskah akademiknya cukup lengkap dan&amp;nbsp; draft RUU yang sudah siap akhirnya disepakati, sekalipun substansinya tidak jauh beda dengan draft tahun 2006.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Diluar ring parlemen, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang dipimpin oleh Ansyaad Mbai terkesan “ngebet” dengan UU Intelijen yang baru. Ini cukup beralasan, karena dalam berbagai kesempatan Ansyaad berpandangan adanya kelemahan intelijen khususnya dalam bidang pencegahan tindak terorisme. Dan perlu adanya penguatan legal frame (regulasi/UU) yang diharap bisa menutupi kelemahan&amp;nbsp; tersebut. Selama ini intelijen dianggap kurang bisa maksimal karena tidak ada kewenangan menangkap dan mengintrogasi tersangka tindak pidana terorisme.Dikesempatan lain, dalam sebuah simposium dia membeberkan pendapatnya dalam upaya meningkatkan ketentuan-ketentuan hukum yang selama ini dirasakan kurang efektif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Karenanya, dengan disepakatinya RUU Intelijen untuk dibahas&amp;nbsp; dalam prolegnas (program legislasi nasional) 2011 bisa menjadi angin surga atas keinginan-keinginan konyol sebagian pihak. Kenapa demikian?,&amp;nbsp; karena dalam draft yang baru mengandung beberapa pasal yang multitafsir dan berpotensi&amp;nbsp; melanggar&amp;nbsp; hak-hak sipil warga Negara hanya karena alasan demi keamanan nasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Profil&amp;nbsp; Draft RUU Intelijen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;RUU ini terdiri dari 10 bab, dengan 46 pasal yang masing-masing; Bab I:Ketentuan Umum, dengan 3 pasal. Bab II;peran, tujuan, fungsi dan ruang lingkup, dengan memuat 4 pasal. Bab III;penyelenggaraan intelijen Negara, dengan&amp;nbsp; memuat 7 pasal. Bab IV; personil intelijen Negara, memuat 9 pasal, Bab V mengatur&amp;nbsp; kerahasiaan informasi intelijen dengan 3 pasal. Pada bab VI mengenai LKIN (Lembaga koordinasi intelijen Negara) dengan 8 pasal, kemudian bab VII perihal pembiayaan, pertanggungjawaban dan pengawasan dijelaskan dalam 3 pasal. Masalah pidana dituangkan dalam bab VIII dengan 4 pasal, dan pada bab IX mengenai ketentuan peralihan&amp;nbsp; dijelaskan dalam 3 pasal, da n bab X terakhir menyangkut ketentuan penutup di tuangkan dalam 2 pasal.Dan disertai Rancangan Penjelasan&amp;nbsp; dari RUU intelijen ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Mengacu kepada naskah akademiknya, terorisme adalah obyek yang&amp;nbsp; banyak menjadi diskursus. Dan isu serta kasus “terorisme” dijadikan basis argumentasi untuk mengkontruksi UU yang lebih efektif. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Pasal Penyadapan:Ancaman serius hak privacy warga!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpLast" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Dan diantara point krusial yang perlu mendapatkan kritik adalah terkait wewenang khusus yang diberikan kepada aparat intelijen. Seperti yang tertuang dalam Pasal 31 Bab VI;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: normal; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;(1)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Selain wewenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 ayat (1), lembaga kordinasi intelijen Negara &lt;u&gt;memiliki wewenang khusus melakukan intersepsi (penyadapan,pen.) komunikasi dan pemeriksaan aliran dana yang diduga kuat untuk membiayai terorisme, separatism, dan ancaman, gangguan, hambatan, tantangan yang mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia&lt;/u&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;(2)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Intersepsi komunikasi sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) diperlukan dalam menyelenggarakan fungsi intelijen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: normal; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;(3)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Dalam memeriksa aliran dana sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1), lembaga koordinasi intelijen Negara dapat meminta bantuan kepada Bank Indonesia, PPATK, lembaga keuangan bukan bank, dan lembaga jasa pengiriman uang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpFirst" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Dan didalam&amp;nbsp; Rancangan penjelasan terkait Pasal 31 di sebutkan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Ayat (1);&lt;b&gt;&lt;u&gt;Dalam UU ini wewenang khusus melakukan intersepsi komunikasi dilakukan&amp;nbsp; tanpa melalui Penetapan Ketua Pengadilan. Dan yang di maksud dengan&amp;nbsp; melakukan “intersepsi komunikasi” antara lain melakukan kegiatan penyadapan telepon dan faximile, membuka e-mail, pemeriksaan surat, pemeriksaan paket&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;u&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpLast" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Pasal diatas berpotensi lahirnya tindakan yang akan mengurangi hak sipil warga hanya karena alasan atas nama dan demi keamanan Negara. Minimal ada beberapa&amp;nbsp; titik&amp;nbsp; penting yang perlu dicatat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: normal; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;1.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Kewenangan khusus ini bisa nyaris tanpa control, karena tidak perlu lagi adanya penetapan dari pengadilan jika aparat intelijen dengan segala piranti yang diperlukan (sebagai hak) hendak melakukan penyadapan terhadap target.Aspek ini saja membuka peluang lebar-lebar&amp;nbsp; penyalahgunaan kewenangan dan seluruh fasilitas dari institusi atau personil intelijen.Dan tuntutanya intelijen memerlukan otonomi penuh untuk mengatur sendiri penyadapannya, dan hal ini berpotensi tumpang tindih dengan&amp;nbsp; persoalan-persoalan asasi manusia menyangkut&amp;nbsp; hak, kebebasan dan supremasi hukum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;2.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Tafsiran terhadap&amp;nbsp; obyek yang di anggap bagian dari terorisme, atau ancaman, gangguan dan hambatan yang dianggap mengancam NKRI sangat ambigu. Tafsir yang berkembang biasanya sangat subyektif, tergantung kepada pemangku kewenangan. Disinilah mindsite sesorang yang berdasarkan paradigm tertentu akan menjadi penentu dari&amp;nbsp; kesimpulan-kesimpulan tentang ancaman. Apakah obyek tertentu masuk katagori “terorisme” atau sesuatu yang dianggap mengancam NKRI, tentu ini sangat ambigu dan multitafsir. Sebagai contoh; dalam kasus terorisme tidak ada consensus global defininya namun demikian di kotakin dalam&amp;nbsp; bahasa “extra ordinary crime” karenanya harus dilakukan tindakan yang extra ordinary (luar biasa) pula. Saat ini apa yang terjadi?, apa yang dilakukan oleh pihak aparat Densus88 sarat pelanggaran HAM seriu,&amp;nbsp; seperti yang&amp;nbsp; diungkap oleh Komnas HAM dalam laporan akhir tahun 2010.Dan kasus terorisme adalah menjadi stressing dari kewenangan intersepsi (penyadapan) ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;3.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Jika point satu dan dua diatas tidak teruai,tidak ada jalan keluar yang elegan maka&amp;nbsp; Pasal 31 ini akan menjadi sumber lahirnya monster yang bernama “state intelijen”.&amp;nbsp; Setiap warga bisa berpotensi menjadi obyek penyadapan jika di anggap membahayakan NKRI dengan segala tafsiran dan argumentasinya tentang “bahaya” dan “ancaman”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;4.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Jika ada maksud memasukkan kewenangan penindakan atau penangkapan bagi intelijen, wajib di tolak. Karena akan melahirkan overlapping dengan kewenangan institusi penegak hukum yang semestinya, jika hal ini dipaksakan maka akan membuka lebar lahirnya tiranisme dan kedzaliman-kedzaliman baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: normal; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;5.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Tentang mekanisme control terhadap kerja intelijen juga belum menemukan bentuk yang clear, dimana intelijen akan bermetamorfosa&amp;nbsp; menjadi &amp;nbsp;isntitusi professional, bukan malah menjadi musuh bagi warga negaranya sendiri.Ini akan melahirkan distrush&amp;nbsp; masyarakat terhadap penguasanya, kenapa tidak?, karena seluruh biaya intelijen di bebankan kepada APBN artinya uang rakyat. Lantas buat apa kalau kemudian dipakai untuk membungkam, melumpuhkan atau membunuhi rakyatnya sendiri hanya karena dianggap mengancam NKRI. Jika ada friksi dalam kehidupan social politik bernegara maka spectrum pemicunya sangat komplek dan sejauh ini fakta empiric lebih menunjukkan atau disebabkan karena lemah dan mandulnya sistem yang diadopsi Negara ini: demokrasi dan kapitalisnya telah melahirkan banyak instabilitas baik dalam bidang politik, ekonomi dan keamanan. Seharusnya penguasa berpikir lebih paradigmatic dan visioner, bukan malah berusaha&amp;nbsp; mengkontruksi&amp;nbsp; regulasi yang dianggap bisa meredam akibat-akibat dari&amp;nbsp; kesalahan paradigmatic tatakelola Negara ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpFirst" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Tidak ada Negara tanpa intelijen, tapi yang perlu diingat bahwa fungsi intelijen bukan untuk memusuhi warga negaranya. Atau menjadi alat untuk kepentingan politik tertentu, memberangus setiap pihak (individu atau kelompok) yang dianggap mengancam status quo.Masa rezim Orde Baru, cukup menjadi pengalaman pahit bagi umat Islam. Umat Islam di “kuyo-kuyo” bahkan darah mereka tertumpah menjadi tumbal&amp;nbsp; dari kepentingan status quo, dengan delik bahwa umat Islam menjadi ancaman stabilitas keamanan dan politik,padahal hanya karena berbeda pandangan terhadap minstream yang ada.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Dalam kontek ini bagi Umat Islam, wajib mewaspadai upaya-upaya penguatan legal frame (regulasi) untuk dijadikan alat mengencet&amp;nbsp; atau bahkan mengeliminasi Islam dan kaum muslimin melalui&amp;nbsp; bendera “War on terrorism”.Mengingat sebagian pihak&amp;nbsp; sudah tidak lagi obyektif&amp;nbsp; menyikapi&amp;nbsp; persoalan terorisme di Indonesia. Penguasa masuk dalam jebakan “global war onterrorism”-AS, hanya karena individu atau sebagian individu muslim melakukan tindakan yang dianggap “teroris” kemudian di generalisir bahwa Islam dan kaum muslimin yang berpegang teguh pada dinullah adalah ancaman regional dan global. Ini semua tidak lain adalah dusta yang sarat dengan&amp;nbsp; ambisi politik dari Negara imperialis dan kepentingan “munafik” dari para penguasa kaum muslimin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal; tab-stops: 63.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;SEKILAS HUKUM PENYADAPAN DALAM ISLAM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpLast" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Dalam perhelatan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-32 di, di Asrama Haji Sudiang, Makasar, Sulawesi Selatan, (25/3/2010) dibahas mengenai hukum mengintip dan mengintai pembicaraan orang lain melalui sadap telepon adalah tidak boleh atau haram. Keputusan itu merupakan salah satu hasil tim bahsul masail diniyah waqiiyah (pembahasan masalah tematik). "Hukum (penyadapan telepon, Red) itu tidak boleh, kecuali kalau untuk kepentingan penegakan hukum dan benar-benar ada gholabatuzh zhan (dugaan kuat) melakukan maksiat atau pelanggaran aturan," kata KH Saifuddin Umar, ketua Tim Materi Bahsul Masail Diniyah Waqiiyah NU.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;Bagi kita kaum muslimin yang perlu diketahui adalah apa hukum penyadapan? Apakah ia terkategori tindakan mata-mata atau spionase (&lt;i&gt;tajassus&lt;/i&gt;)? Apa hukum tajassus terhadap kaum muslimin, baik rakyat maupun penguasa? Bagaimana kalau tajassus itu dilakukan terhadap pihak lawan, yakni negara atau rakyat kafir harbi? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;Hukum Penyadapan Telepon&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;Penyadapan telepon merupakan kasus yang "lazim" dalam arena dan pertarungan politik dalam negara-negara demokrasi modern. Dalam kasus di sejumlah negara, penyadapan telepon dilakukan aparat pemerintah terhadap pesawat-pesawat telepon milik politisi dan wartawan terkemuka di negeri-negeri masing-masing. Ini biasanya dilakukan untuk mengontrol aktivitas para politisi dan wartawan. Kasus bocornya dokumen-dokumen oleh Wikileaks mengungkap aktifitas ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;Oleh karena itu, dari segi fakta penyadapan telepon, yang tidak lain adalah untuk mengetahui isi pembicaraan rahasia antara dua orang yang sedang menelpon, dapat kita kategorikan bahwa penyadapan telepon itu adalah salah satu jenis kegiatan mata atau spionase atau tajassus. Sebab, tajassus itu, menurut Syaikh Taqiyuddin An Nabhani dalam kitab As Syakhshiyyah al Islamiyyah Juz 2 hal 211, adalah kegiatan menyelidiki atau mengusut suatu kabar untuk menelitinya lebih lanjut. Selain kegiatan spionase oleh badan intelejen, tajassus bisa terjadi pada wartawan yang melebihi tugasnya sebagai reporter (pengumpul dan penyebar berita), yakni melakukan investigasi untuk mendapatkan laporan-laporan yang sensasional. Termasuk dalam hal ini adalah apa yang dilakukan oleh &lt;i&gt;paparrazi&lt;/i&gt; yang mencuri-curi momen-momen rahasia untuk difotonya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;Dalam hukum Islam, kegiatan tajassus memiliki hukum sesuai dengan fakta kegiatannya. Jika aktivitas itu ditujukan kepada kaum muslimin, baik rakyat maupun penguasa, hukumnya haram. Allah SWT berfirman: &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prangsangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kalian melakukan tajassus (mencari-cari kesalahan orang lain)..." &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;(&lt;b&gt;QS. Al Hujurat 12&lt;/b&gt;). &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;Menurut I&lt;b&gt;mam As Shaabuni&lt;/b&gt; dalam tafsirnya &lt;i&gt;Shafwatut Tafaasiir &lt;/i&gt;Juz 3 hal 218, kalimat &lt;i&gt;"walaa tajassasuu"&lt;/i&gt; berarti janganlah mencari-cari aurat (rahasia) kaum muslimin dan jangan memonitor aib-aib mereka. Ketika ditanya tentang kejadian menetesnya &lt;i&gt;khamer &lt;/i&gt;(minuman keras) dari jenggot seorang yang bernama Walid bin Uqbah bin Abi Mu'ith, &lt;b&gt;Ibnu Mas'ud r.a.&lt;/b&gt; dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Abi Syaibah mengatakan : &lt;i&gt;"Kita dilarang melakukan tajassus, jika sesuatu telah nyata bagi kita, kita akan ambil (atasi)"&lt;/i&gt; (lihat Imam &lt;b&gt;Az Zamakhsyari&lt;/b&gt;, &lt;i&gt;Tafsir Al Kasysyaf &lt;/i&gt;Juz 4 hal 363).&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;Larangan tajassus terhadap kaum muslimin dalam ayat di atas bersifat umum, berlaku bagi perorangan, kelompok, maupun negara. Baik tajassus itu dilakukan untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan orang lain. Hukum larangan tajassus terhadap kaum muslimin itu berlaku pula terhadap warga negara non muslim (&lt;i&gt;kafir dzimmi&lt;/i&gt;). Sebab, seorang kafir yang tunduk kepada negara Islam dan berstatus sebagai warga negara yang dilindungi, terhadapnya belaku seluruh hukum Islam kecuali hukum-hukum yang berkenaan dengan aqidah dan ibadah, dan masalah tajassus ini tidak termasuk dalam hal itu (&lt;b&gt;An Nabhani&lt;/b&gt;, idem, hal 212). &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;Namun jika sasaran tajassus adalah negara lawan atau warga negaranya yang statusnya adalah orang &lt;i&gt;kafir harbi &lt;/i&gt;(baik &lt;i&gt;kafir must'min &lt;/i&gt;maupun &lt;i&gt;kafir mu'ahid&lt;/i&gt;) yang memasuki negeri-negeri Islam atau berada di negeri mereka sendiri, maka tajassus terhadap mereka hukumnya boleh (&lt;i&gt;jaiz&lt;/i&gt;) dilakukan oleh kaum muslimin dan wajib bagi negara khilafah. Seperti dalam kasus Rasulullah saw. pernah mengutus serombongan pasukan yang dipimpin oleh Abdullah bin Jahsy dengan membawa surat yang isinya adalah: &lt;i&gt;"Jika anda melihat suratku ini, maka berjalanlah terus hingga sampai ke kebun korma antara Makkah dan Thaif, dari situ intailah orang-orang Quraisy dan sampaikan- lah kepada kai informasi tentang mereka"&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;Dari riwayat hadits itu dapat kita ketahui hukum tajassus terhadap orang-orang kafir harbi musuh kaum muslimin (baik secara &lt;i&gt;de facto &lt;/i&gt;maupun &lt;i&gt;de jure&lt;/i&gt;) adalah wajib bagi negara khilafah dan boleh (&lt;i&gt;jaiz&lt;/i&gt;) mubah bagi kaum muslimin. Mengingat kegiatan tajassus merupakan perkara yang harus dilakukan oleh tentara kaum muslimin dalam rangka jihad fi sabilillah menghadapi tentara musuh, dan tidak sempurna struktur angkatan bersenjata kaum muslimin tanpa adanya badan pelaksana kegiatan tajassus (intelejen maupun kontra intelejen), maka pembentukan badan intelejen untuk angkatan bersenjata hukumnya wajib atas negara khilafah. Ini berdasarkan kaidah syara: &lt;i&gt;"Tidak sempurna suatu kewajiban tanpa adanya sesuatu, maka sesuatu itu hukumnya wajib"&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;Maka jika dilihat dari sasaran kegiatan tajassus yang dilakukannya. Jika sasarannya adalah kaum muslimin, maka haram. Apapun alasannya. Bahkan jika dikhawatirkan rakyat (atau aktivis) melakukan perbuatan makar. Penanganan terhadap mereka cukup dengan polisi yang menjaga ketertiban umum dan mengambil tindakan untuk aktivitas yang nyata melanggar hukum. Namun jika sasarannya adalah pihak asing yakni warga maupun staf kedubes negara adikuasa yang ingin menguasai kaum muslimin, maka hukumnya adalah wajib atas negara dan petugas intelejen negara. Jadi dalam hal ini, bukan badan intelejen itu dibubarkan, tetapi sasaran aktivitasnya dibatasi pada yang diwajibkan dan harus ditinggalkan aktivitas yang diharamkan.&lt;b&gt;&lt;i&gt;(wallahu a’lam)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Calibri, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormalCxSpFirst" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; mso-add-space: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-6266608698483439885?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/6266608698483439885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/6266608698483439885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/05/ruu-intelijen-2010-bentuk-tirani-baru.html' title='RUU INTELIJEN 2010: BENTUK TIRANI BARU?'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-WNkl3bC89qE/Tb39PZsib-I/AAAAAAAAAA0/KkOzQ3dyTsw/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-6816882638812044890</id><published>2011-04-27T18:01:00.000-07:00</published><updated>2011-05-01T01:53:17.685-07:00</updated><title type='text'>Mengapa Khilafah Belum Tegak?</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-outline-level: 2;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Georgia, serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Oleh: Hafidz Abdurrahman&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;Prasyarat Negara Khilafah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-line-height-alt: 13.3pt; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;قال العلامة الشيخ عبد القديم زلوم عن الأقطار التي تنعقد بها الخلافة أن تتوفر فيها الشروط الأربعة:&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-line-height-alt: 13.3pt; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;أحدها&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;: &amp;nbsp;&amp;nbsp; أن يكون سلطان ذلك القطر سلطانا ذاتيا، يستند إلى المسلمين&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;وحدهم، لا إلى دولة كافرة، أو نفوذ كافر؛&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-line-height-alt: 13.3pt; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;ثانيها&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;: &amp;nbsp;&amp;nbsp; أن يكون أمان المسلمين في ذلك القطر بأمان الإسلام، لا&amp;nbsp; بأمان&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;الكفر، أي أن تكون حمايته من الداخل والخارج&amp;nbsp; حماية إسلام من&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;قوة المسلمين، باعتبارها قوة إسلامية&amp;nbsp; بحتة؛&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-line-height-alt: 13.3pt; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;ثالثها&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;: &amp;nbsp;&amp;nbsp; أن يبدأ حالا بمباشرة تطبيق الإسلام كاملا تطبيقا إنقلابيا شاملا،&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;وأن يكون متلبسا بحمل الدعوة الإسلامية؛&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-line-height-alt: 13.3pt; text-align: right; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;رابعها&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;: &amp;nbsp;&amp;nbsp; أن يكون الخليفة المبايع مستكملا شروط انعقاد الخلافة، وإن لم يكن&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Traditional Arabic', serif;"&gt;مستوفيا شروط الأفضلية، لأن العبرة بشروط الإنعقاد؛&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Al-’Allamah Syaikh ‘Abd al-Qadim Zallum menyatakan tentang wilayah yang berhasil menegakkan Khilafah harus memenuhi 4 syarat:&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, kekuasaan wilayah tersebut bersifat independen, hanya bersandar kepada kaum Muslim, bukan kepada negara Kafir, atau di bawah cengkraman kaum Kafir.&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, keamanan kaum Muslim di wilayah itu di tangan Islam, bukan keamanan Kufur, dimana perlindungan terhadap ancaman dari dalam maupun luar, merupakan perlindungan Islam bersumber dari kekuatan kaum Muslim sebagai kekuatan Islam murni.&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ketiga&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, memulai seketika dengan menerapkan Islam secara total, revolusioner dan menyeluruh, serta siap mengemban dakwah Islam..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;, Khalifah yang dibai’at harus memenuhi syarat pengangkatan Khilafah (Muslim, laki-laki, baligh, berakal, merdeka, adil dan mampu), sekalipun belum memenuhi syarat keutamaan. Sebab, yang menjadi patokan adalah syarat&amp;nbsp;&lt;i&gt;in’iqad&amp;nbsp;&lt;/i&gt;(pengangkatan).&amp;nbsp; (al-’Allamah Syaikh ‘Abd al-Qadim Zallum,&amp;nbsp;&lt;i&gt;Nidzam al-Hukmi fi al-Islam,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;59-60)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Khilafah Masalah&amp;nbsp;&lt;i&gt;Nashrullah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kapan, di mana, dan kepada siapa&amp;nbsp;&lt;i&gt;Nashrullah&amp;nbsp;&lt;/i&gt;diberikan adalah otoritas Allah SWT..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Nashrullah&lt;/i&gt;&amp;nbsp;diberikan oleh Allah, setelah kita menolong-Nya, dengan mengupayakan hukum sebab akibat:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;قال تعالى:&amp;nbsp;&lt;b&gt;﴿إِن تَنصُرُوا ٱللَّهَ يَنصُرْكُمْ﴾،&amp;nbsp;&lt;/b&gt;وفسر الرازي فجعل نصرنا لـه مقدماً على نصره لنا.&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Allah berfirman: “Jika kalian menolong Allah, maka Dia pasti akan menolong kalian.”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;(Q.s. Muhammad: 7).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Ar-Razi menafsirkan, “Dia menjadikan pertolongan kita kepada-Nya harus diberikan lebih dulu agar Dia memberikan pertolongan-Nya kepada kita.&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;وأضاف الرازي قائلا: (والجواب: أنه لا امتناع في أن يصدر عن الحق فعل، فيصير ذلك سبباً لصدور فعل عنا، ثم الفعل عنا ينساق إلى فعل آخر يصدر عن الرب، فإن أسباب الحوادث ومسبباتها متسلسلة على ترتيب عجيب يعجز عن إدراك كيفيته أكثر العقول البشرية)&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Ar-Razi menambahkan, “Jawabannya, bahwa tidak ada larangan jika perbuatan itu lahir dari al-Haq (Allah), sehingga itu menjadi alasan mengapa kita harus melakukan perbuatan. Lalu, perbuatan kita diselaraskan dengan perbuatan lain yang datang dari Allah, karena sebab-sebab berbagai peristiwa dan akibatnya selalu terkait dengan urutan yang menakjubkan, yang tidak mampu dijangkau kaifiyahnya oleh akal manusia.”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;(ar-Razi,&amp;nbsp;&lt;i&gt;Tafsir ar-Razi,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;Juz XXXII, hal. 349)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="color: black; font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Hukum Sebab-Akibat&lt;br /&gt;Agar Prasyarat itu Terwujud&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Umat yang terdidik (&lt;i&gt;al-ummah al-mutatsaqqafah&lt;/i&gt;) hingga mempunyai kesadaran umum tentang Islam, dan kesadaran politik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kesadaran umum tentang Islam (&lt;i&gt;al-wa’yu al-’am ‘an al-Islam&lt;/i&gt;): Umat paham sistem pemerintahan Islam, sistem ekonomi Islam, sistem sosial Islam, sistem pendidikan Islam, sistem sanksi hukum, politik luar negeri, dsb.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kesadaran politik (&lt;i&gt;al-wa’yu as-siyasi&lt;/i&gt;): Umat paham kondisi, konstalasi dan peta dunia dari perspektif Islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-align: center; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;hr align="center" size="8" width="100%" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Siapa yang Harus Menyiapkan?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 13.3pt; margin-left: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;1.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Partai politik ideologis (&lt;i&gt;hizbun siyasi mabda’i&lt;/i&gt;);&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 13.3pt; margin-left: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;2.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Partai yang mempunyai&amp;nbsp;&lt;i&gt;master plan&amp;nbsp;&lt;/i&gt;(rancangan induk perubahan), atau&amp;nbsp;&lt;i&gt;at-tsaqafah al-mutabannat&amp;nbsp;&lt;/i&gt;(konsep yang diadopsi dan diperjuangkan) yang menjadi&amp;nbsp;&lt;i&gt;fikrah&lt;/i&gt;-nya: Sistem pemerintahan Islam, sistem ekonomi Islam, sistem sosial Islam, sistem pendidikan Islam, sistem sanksi, politik luar negeri, dsb.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 13.3pt; margin-left: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;3.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Partai yang mempunyai&amp;nbsp;&lt;i&gt;road map&amp;nbsp;&lt;/i&gt;(peta jalan), atau&amp;nbsp;&lt;i&gt;thariqah&lt;/i&gt;.&amp;nbsp;&lt;i&gt;Thariqah&lt;/i&gt;-nya juga harus&amp;nbsp;&lt;i&gt;sahih&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Bagaimana Caranya?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Satu-satunya metode yang sahih untuk mendapatkan kekuasaan dan mendirikan Khilafah adalah&amp;nbsp;&lt;i&gt;thalab an-nushrah&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Metode&amp;nbsp;&lt;i&gt;thalab an-nushrah&amp;nbsp;&lt;/i&gt;dijelaskan oleh al-’Allamah Syaikh Muhammad Khair Haikal:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Thalab an-nushrah&lt;/i&gt;&amp;nbsp;dilakukan setelah meningkatnya penganiayaan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;Rasul menawarkan sendiri kepada para pemuka kabilah;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Thalab an-nushrah&lt;/i&gt;&amp;nbsp;hanya dilakukan kepada pemuka kabilah, serta pihak-pihak yang mempunyai posisi dan kedudukan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Meyakini dakwah menjadi syarat bagi orang yang bisa diterima&amp;nbsp;&lt;i&gt;nushrah&lt;/i&gt;-nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Thalab an-nushrah&amp;nbsp;&lt;/i&gt;untuk dua kepentingan:&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, melindungi penyampaian dakwah;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, menerima tampuk kekuasaan dan pemerintahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Menolak jaminan apapun kepada kekuatan yang siap memberikan&amp;nbsp;&lt;i&gt;nushrah,&lt;/i&gt;misalnya memberikan kekuasaan dan pemerintahan kepada tokohnya sebagai kompensasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Orang yang memberikan&amp;nbsp;&lt;i&gt;nushrah&amp;nbsp;&lt;/i&gt;disyaratkan harus mampu menghadapi musuh dakwah, ketika negara berdiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Orang yang memberikan&amp;nbsp;&lt;i&gt;nushrah&amp;nbsp;&lt;/i&gt;disyaratkan negerinya tidak terikat dengan perjanjian internasional yang tidak bisa dilepaskan, sesuatu yang&amp;nbsp;&lt;i&gt;nota bene&lt;/i&gt;bertentangan dengan dakwah..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;(al-’Allamah Syaikh Muhammad Khair Haikal,&amp;nbsp;&lt;i&gt;al-Jihad wa al-Qital fi as-Siyasah as-Syar’iyyah&lt;/i&gt;, Juz I, hal. 406-413)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Kapan Khilafah Berdiri?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ketika umat yang mempunyai kekuasaan telah mempunyai kesadaran umum tentang Islam, dan kesadaran politik yang benar;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kekuatan mereka dipimpin oleh partai politik ideologis yang menjadi&amp;nbsp;&lt;i&gt;lisan al-umah&lt;/i&gt;;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;Kekuatan yang dipimpin oleh partai ideologis tersebut dikonsolidasikan dengan kekuatan&amp;nbsp;&lt;i&gt;ahl an-nushrah&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Saat itulah, Khilafah dengan izin Allah akan berdiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="mso-outline-level: 2;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Mengkritik Pemimpin Secara Terbuka, Bolehkah?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Tanya :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Ustadz, bolehkah kita mengkritik pemimpin secara terbuka?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Jawab :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Hukumnya jaiz (boleh) mengkritik pemimpin secara terbuka, tidak haram. Dalilnya adalah kemutlakan dalil-dalil amar ma’ruf nahi mungkar kepada penguasa. (Muhammad Abdullah Al-Mas’ari,&amp;nbsp;&lt;i&gt;Muhasabah al-Hukkam&lt;/i&gt;, hal. 60; Ziyad Ghazzal,&amp;nbsp;&lt;i&gt;Masyru’ Qanun Wasa’il Al-I’lam fi Ad-Daulah Al-Islamiyah&lt;/i&gt;, hal.25).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Dalil-dalil tersebut antara lain sabda Nabi SAW,”&lt;i&gt;Pemimpin para syuhada adalah Hamzah bin Abdil Muthallib dan seseorang yang berdiri di hadapan seorang imam yang zalim lalu orang itu memerintahkan yang ma’ruf kepadanya dan melarangnya dari yang munkar, lalu imam itu membunuhnya&lt;/i&gt;.” (HR Tirmidzi dan Al-Hakim). Juga berdasarkan sabda Nabi SAW,”&lt;i&gt;Seutama-utama jihad adalah menyampaikan kalimat yang haq kepada penguasa (sulthan) atau pemimpin (amiir) yang zalim.&lt;/i&gt;” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah). Juga berdasarkan hadits Ubadah bin Ash-Shamit RA tentang baiat kepada imam yang di dalamnya ada redaksi,&lt;i&gt;“dan kami akan selalu mengucapkan kebenaran dimana pun kami berada, kami tidak takut -karena Allah- terhadap celaan orang yang mencela.”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(HR Bukhari, Muslim, dan Ahmad).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Mengomentari dalil-dalil tersebut, Syaikh Muhammad Abdullah Al-Mas’ari berkata bahwa nash-nash tersebut bersifat mutlak, yakni tidak membatasi cara tertentu dalam menasehati nasehat penguasa, sehingga dapat disampaikan secara rahasia atau terbuka. (Muhammad Abdullah Al-Mas’ari,&amp;nbsp;&lt;i&gt;ibid.&lt;/i&gt;, hal. 60).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Selain dalil-dalil ini, kebolehan mengkritik pemimpin secara terbuka juga diperkuat oleh praktik para shahabat yang sering mengkritik para khalifah secara terbuka. Diriwayatkan dari Nafi’ Maula Ibnu Umar RA, ketika menaklukkan Syam, Khalifah Umar bin Khaththab tidak membagikan tanah Syam kepada para mujahidin. Maka Bilal RA memprotes dengan berkata,”&lt;i&gt;Bagilah tanah itu atau kami ambil tanah itu dengan pedang!&lt;/i&gt;” (HR Baihaqi, no 18764, hadits sahih). Hadits ini menunjukkan Bilal mengkritik Khalifah Umar secara terbuka di hadapan umum. (Ziyad Ghazzal,&amp;nbsp;&lt;i&gt;Masyru’ Qanun Wasa’il Al-I’lam fi Ad-Daulah Al-Islamiyah&lt;/i&gt;, hal.24)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Diriwayatkan dari ‘Ikrimah RA, Khalifah Ali bin Thalib RA telah membakar kaum zindiq. Berita ini sampai kepada Ibnu Abbas RA, maka berkatalah beliau,”&lt;i&gt;Kalau aku, niscaya tidak akan membakar mereka karena Nabi SAW telah bersabda,”Janganlah kamu menyiksa dengan siksaan Allah (api),” dan niscaya aku akan membunuh mereka karena sabda Nabi SAW,’Barangsiapa mengganti agamanya, maka bunuhlah dia.”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(HR Bukhari). Dalam hadits ini jelas Ibnu Abbas mengkritik Khalifah Ali bin Thalib secara terbuka. (Ziyad Ghazzal,&amp;nbsp;&lt;i&gt;Masyru’ Qanun Wasa’il Al-I’lam fi Ad-Daulah Al-Islamiyah&lt;/i&gt;, hal.25).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Berdasarkan dalil-dalil di atas, boleh hukumnya mengkritik pemimpin secara terbuka di muka umum, baik di media massa seperti di internet, koran, majalah, maupun saat demonstrasi, di pasar, di kampus, dan sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;Sebagian ulama mengharamkan mengkritik pemimpin secara terbuka berdasar hadits Iyadh bin Ghanam, bahwa Nabi SAW berkata,”&lt;i&gt;Barangsiapa hendak menasehati penguasa akan suatu perkara, janganlah dia menampakkan perkara itu secara terang-terangan, tapi peganglah tangan penguasa itu dan pergilah berduaan dengannya. Jika dia menerima nasehatnya, itu baik, kalau tidak, orang itu telah menunaikan kewajibannya pada penguasa itu.”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(HR Ahmad). Menurut Syaikh Muhammad Abdullah Al-Mas’ari, hadits ini dha’if karena sanadnya terputus (&lt;i&gt;inqitha’&lt;/i&gt;) dan ada periwayat hadits yang lemah, yaitu Muhammad bin Ismail bin ‘Iyasy. (&lt;i&gt;Muhasabah al-Hukkam&lt;/i&gt;, hal. 41-43).&amp;nbsp;&lt;i&gt;Wallahu a’lam&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;DOWNLOAD BUKUNYA&amp;nbsp;&lt;a href="http://mabdaislam.blogspot.com/p/e-book.html"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;DISINI&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 13.3pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 12pt;"&gt;atau REFERENSI LEBIH LANJUT&amp;nbsp;&lt;a href="http://mabdaislam.blogspot.com/p/islami.html"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;DISINI&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-6816882638812044890?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/6816882638812044890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/6816882638812044890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/04/mengapa-khilafah-belum-tegak.html' title='Mengapa Khilafah Belum Tegak?'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-1860807311098727234</id><published>2011-04-27T17:53:00.000-07:00</published><updated>2011-05-01T01:54:30.426-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>KLONING DAN HUKUMNYA BAGI MANUSIA MENURUT PANDANGAN ISLAM</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;Kloning (klonasi) adalah teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang&amp;nbsp;&amp;nbsp;sama dengan induknya pada makhluk hidup tertentu baik berupa tumbuhan, hewan, maupun manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kloning manusia adalah teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang sama dengan induknya yang berupa manusia. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengambil sel tubuh (sel somatik) dari tubuh manusia, kemudian diambil inti selnya (nukleusnya), dan selanjutnya ditanamkan pada sel telur (ovum) wanita --yang telah dihilangkan inti selnya-- dengan suatu metode yang mirip dengan proses pembuahan atau inse­minasi buatan. Dengan metode semacam itu, kloning manusia dilaksanakan dengan cara mengambil inti sel dari tubuh seseorang, lalu dimasukkan ke dalam sel telur yang diambil dari seorang perempuan. Lalu dengan bantuan cairan kimiawi khusus dan kejutan arus listrik, inti sel digabungkan dengan sel telur. Setelah proses penggabungan ini terjadi, sel telur yang telah bercampur dengan inti sel tersebut ditrans­fer ke dalam rahim seorang perempuan, agar dapat memperbany­ak diri, berkembang, berdiferensiasi, dan berubah menjadi janin sempurna. Setelah itu keturunan yang dihasilkan dapat dilahirkan secara alami. Keturunan ini akan berkode genetik sama dengan induknya, yakni orang yang menjadi sumber inti sel tubuh yang telah ditanamkan pada sel telur perempuan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembuahan dan inseminasi buatan dalam proses kloning manusia terjadi pada sel-sel tubuh manusia (sel somatik), bukan sel-sel kelaminnya. Seperti diketahui, dalam tubuh manusia terdapat milyaran bahkan trilyunan sel. Dalam setiap sel terdapat 46 kromosom (materi genetik yang mengandung seluruh sifat yang diturunkan pada manusia), kecuali sel-sel kelamin yang terdapat dalam buah zakar (testis) laki-laki dan dalam indung telur (ovary) perempuan. Sel-sel kelamin ini mengandung 23 kromosom, yaitu setengah dari jumlah kromosom pada sel-sel tubuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada pembuahan alami, sel sperma laki-laki yang mengan­dung 23 kromosom bertemu dengan sel telur perempuan yang juga mengandung 23 kromosom. Pada saat terjadi pembuahan antara sel sperma dengan sel telur, jumlah kromosom akan menjadi 46 buah, yakni setengahnya berasal dari laki-laki dan setengahnya lagi berasal dari perempuan. Jadi anak yang dilahirkan akan mempunyai ciri-ciri yang berasal dari kedua induknya baik yang laki-laki maupun yang perempuan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Adapun dalam proses kloning manusia, sel yang diambil dari tubuh seseorang telah mengandung 46 buah kromosom, atau telah mengandung &lt;i&gt;seluruh&lt;/i&gt; sifat-sifat yang akan diwariskan yang dimiliki seseorang. Dengan demikian, anak yang dihasil­kan dari proses kloning ini akan mempunyai ciri-ciri &lt;i&gt;hanya&lt;/i&gt; dari orang yang menjadi sumber pengambilan inti sel tubuh. Anak tersebut merupakan keturunan yang berkode genetik sama persis dengan induknya, yang dapat diumpamakan dengan hasil fotokopi selembar kertas pada mesin fotokopi kilat yang berwarna; yakni berupa selembar gambar yang sama persis dengan gambar aslinya tanpa ada perbedaan sedikit pun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Proses pembuahan yang alamiah tidak akan dapat berlang­sung kecuali dengan adanya laki-laki dan perempuan, dan dengan adanya sel-sel kelamin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sedang proses kloning manusia dapat berlangsung dengan adanya laki-laki atau tanpa adanya laki-laki, dan terjadi pada sel-sel tubuh, bukan sel-sel kelamin. Proses ini dapat terlaksana dengan cara mengambil sel tubuh seorang perempuan --dalam kondisi tanpa adanya laki-laki-- kemudian diambil inti selnya yang mengandung 46 kromosom, atau dengan kata lain, diambil inti sel yang mengandung &lt;i&gt;seluruh&lt;/i&gt; sifat yang akan diwariskan. Inti sel ini kemudian ditanamkan dalam sel telur perempuan yang telah dibuang inti selnya. Selanjutnya, sel telur ini dipindahkan ke dalam rahim seorang perempuan setelah terjadi proses penggabungan antara inti sel tubuh dengan sel telur yang telah dibuang inti selnya tadi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dengan penanaman sel telur ke dalam rahim perempuan ini, sel telur tadi akan mulai memperbanyak diri, berkem­bang, berdiferensiasi, dan berubah menjadi janin. Janin ini akan menjadi sempurna dan akhirnya dilahirkan ke dunia. Anak yang dilahirkan merupakan keturunan dengan kode genetik yang persis sama dengan perempuan yang menjadi sumber asal pen­gambilan sel tubuh. Dengan demikian, proses kloning dalam kondisi seperti ini dapat berlangsung sempurna pada seluruh tahapnya tanpa perlu adanya seorang laki-laki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Proses pewarisan sifat pada pembuahan alami akan terja­di dari pihak ayah dan ibu. Oleh karena itu, anak-anak mereka tidak akan mempunyai corak yang sama. Dan kemiripan di antara anak-anak, ayah dan saudara-saudara laki-lakinya, ibu dan saudara-saudara perempuannya, begitu pula kemiripan di antara sesama saudara kandung, akan tetap menunjukkan nuansa perbedaan dalam&amp;nbsp; penampilan fisiknya, misalnya dari segi warna kulit, tinggi, dan lebar badan. Begitu pula mereka akan berbeda-beda dari segi potensi-potensi akal dan kejiwaan yang sifatnya asli (bukan hasil usaha).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Adapun pewarisan sifat yang terjadi dalam proses klon­ing, sifat-sifat yang diturunkan &lt;i&gt;hanya&lt;/i&gt; berasal dari orang yang menjadi sumber pengambilan sel tubuh, baik laki-laki maupun perempuan. Dan anak yang dihasilkan akan memiliki ciri yang sama dengan induknya dalam hal penampilan fisiknya --seperti tinggi dan lebar badan serta warna kulit-- dan juga dalam hal potensi-potensi akal dan kejiwaan yang bersi­fat asli. Dengan kata lain, anak tersebut akan mewarisi seluruh ciri-ciri yang bersifat asli dari induknya. Sedang­kan ciri-ciri yang diperoleh melalui hasil usaha, tidaklah dapat diwariskan. Jika misalnya sel diambil dari seorang ulama yang faqih, atau mujtahid besar, atau dokter yang ahli, maka tidak berarti si anak akan mewarisi ciri-ciri tersebut, sebab ciri-ciri ini merupakan hasil usaha, bukan sifat asli.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Prestasi ilmu pengetahuan yang sampai pada penemuan proses kloning, sesungguhnya telah menyingkapkan sebuah hukum alam yang ditetapkan Allah SWT pada sel-sel tubuh manusia dan hewan, karena proses kloning telah menyingkap fakta bahwa pada sel tubuh manusia dan hewan terdapat poten­si menghasilkan keturunan, jika inti sel tubuh tersebut ditanamkan pada sel telur perempuan yang telah dihilangkan inti selnya. Jadi, sifat inti sel tubuh itu tak ubahnya seperti sel sperma laki-laki yang dapat membuahi sel telur perempuan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Demikianlah fakta yang ada pada kloning manusia. Ada jenis lain dari kloning manusia ini, yaitu kloning embrio. Kloning embrio ini didefinisikan sebagai teknik pembuatan duplikat embrio yang sama persis dengan embrio yang terben­tuk dalam rahim seorang ibu. Dengan proses ini, seseorang dapat mengklon anak-anaknya pada fase embrio. Pada awal pembentukan embrio dalam rahim ibu, seorang dokter akan membagi embrio ini menjadi dua sel dan seterusnya, yang selanjutnya akan menghasilkan lebih dari satu sel embrio yang sama dengan embrio yang sudah ada. Lalu akan terlahir anak kembar yang terjadi melalui proses kloning embrio ini dengan kode genetik yang sama dengan embrio pertama yang menjadi sumber kloning.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kloning telah berhasil dilakukan pada tanaman sebagai­mana pada hewan belakangan ini, kendatipun belum berhasil dilakukan pada manusia. Bagaimana hukum kloning ini menurut hukum Islam ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sesungguhnya tujuan kloning pada tanaman dan hewan adalah untuk memperbaiki kualitas tanaman dan hewan, mening­katkan produktivitasnya, dan mencari obat alami bagi banyak penyakit manusia --terutama penyakit-penyakit kronis-- guna menggantikan obat-obatan kimiawi yang dapat menimbulkan efek samping terhadap kesehatan manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Upaya memperbaiki kualitas tanaman dan hewan dan men­ingkatkan produktivitasnya tersebut menurut syara' tidak apa-apa untuk dilakukan dan termasuk aktivitas yang mubah hukumnya. Demikian pula memanfaatkan tanaman dan hewan dalam proses kloning guna mencari obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit manusia --terutama yang kronis-- adalah kegiatan yang dibolehkan Islam, bahkan hukumnya sunnah (mandub), sebab berobat hukumnya sunnah. Begitu pula mempro­duksi berbagai obat-obatan untuk kepentingan pengobatan hukumnya juga sunnah. Imam Ahmad telah meriwayatkan hadits dari Anas RA yang telah berkata, bahwa Rasulullah SAW berka­ta :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;"Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla setiap kali menciptakan penyakit, Dia menciptakan pula obatnya. Maka berobatlah kalian !"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;Imam Abu Dawud dan Ibnu Majah meriwayatkan dari Usamah bin Syuraik RA, yang berkata,"&lt;i&gt;Aku pernah bersama Nabi, lalu datanglah orang-orang Arab Badui. Mereka berkata,'Wahai Rasulullah, bolehkah kami berobat ?' Maka Nabi SAW menjawab :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;"Ya. Hai hamba-hamba Allah, berobatlah kalian, sebab sesung­guhnya Allah Azza wa Jalla tidaklah menciptakan penyakit kecuali menciptakan pula obat baginya..."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Oleh karena itu, dibolehkan memanfaatkan proses kloning untuk memperbaiki kualitas tanaman dan mempertinggi produk­tivitasnya atau untuk memperbaiki kualitas hewan seperti sapi, domba, onta, kuda, dan sebagainya. Juga dibolehkan memanfaatkan proses kloning untuk&amp;nbsp; mempertinggi produktivi­tas hewan-hewan tersebut dan mengembangbiakannya, ataupun untuk mencari obat bagi berbagai penyakit manusia, terutama penyakit-penyakit yang kronis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;MENGAPA KLONING DI HARAMKAN TRHADAP MANUSIA…..????&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;Adapun hukum kloning manusia, meskipun hal ini belum terjadi, tetapi para pakar mengatakan bahwa keberhasilan kloning hewan sesungguhnya merupakan pendahuluan bagi keber­hasilan kloning manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kloning manusia dapat berlangsung dengan adanya laki-laki dan perempuan dalam prosesnya. Proses ini dilaksanakan dengan mengambil sel dari tubuh laki-laki, lalu inti selnya diambil dan kemudian digabungkan dengan sel telur perempuan yang telah dibuang inti selnya. Sel telur ini --setelah bergabung dengan inti sel tubuh laki-laki-- lalu ditransfer ke dalam rahim seorang perempuan agar dapat memeperbanyak diri, berkembang, berubah menjadi janin, dan akhirnya dila­hirkan sebagai bayi. Bayi ini merupakan keturunan dengan kode genetik yang sama dengan laki-laki yang menjadi sumber pengambilan sel tubuh. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kloning manusia dapat pula berlangsung di antara perem­puan saja, tanpa memerlukan kehadiran laki-laki. Proses ini dilaksanakan dengan mengambil sel dari tubuh seorang perem­puan, kemudian inti selnya diambil dan digabungkan dengan sel telur perempuan yang telah dibuang inti selnya. Sel telur ini --setelah bergabung dengan inti sel tubuh perem­puan-- lalu ditransfer ke dalam rahim perempuan agar memper­banyak diri, berkembang, berubah menjadi janin, dan akhirnya dilahirkan sebagai bayi. Bayi yang dilahirkan merupakan keturunan dengan kode genetik yang sama dengan perempuan yang menjadi sumber pengambilan sel tubuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hal tersebut mirip dengan apa yang telah berhasil dilakukan pada hewan domba (Dolly). Mula-mula inti sel diambil dari tubuh domba, yaitu dari payudara atau ambing­nya, lalu sifat-sifat khusus yang berhubungan dengan fungsi ambing ini dihilangkan. Kemudian inti sel tersebut dimasuk­kan ke dalam lapisan sel telur domba, setelah inti selnya dibuang. Sel telur ini kemudian ditanamkan ke dalam rahim domba agar memperbanyak diri, berkembang, berubah menjadi janin, dan akhirnya dihasilkan bayi domba. Inilah domba bernama Dolly itu, yang mempunyai kode genetik yang sama dengan domba pertama yang menjadi sumber pengambilan sel ambing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kloning yang dilakukan pada laki-laki atau perempuan --baik yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas keturunan dengan menghasilkan keturunan yang lebih cerdas, lebih kuat, lebih sehat, dan lebih rupawan, maupun yang bertujuan untuk memperbanyak keturunan guna meningkatkan jumlah penduduk suatu bangsa agar bangsa atau negara itu lebih kuat-- sean­dainya benar-benar terwujud, maka sungguh akan menjadi bencana dan biang kerusakan bagi dunia. Kloning ini haram menurut hukum Islam dan tidak boleh dilakukan. Dalil-dalil keharamannya adalah sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;1. Anak-anak produk proses kloning tersebut dihasilkan melalui cara yang tidak alami. Padahal justru cara alami itulah yang telah ditetapkan oleh Allah untuk manusia dan dijadikan-Nya sebagai sunnatullah untuk menghasilkan anak-anak dan keturunan. Allah SWT berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;"dan Bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan, dari air mani apabila dipancarkan."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt; (QS. An Najm : 45-46)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;Allah SWT berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;"Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim), kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt; (QS. Al Qiyaamah : 37-38)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;2. Anak-anak produk kloning dari perempuan saja (tanpa adanya laki-laki), tidak akan mempunyai ayah. Dan anak produk kloning tersebut jika dihasilkan dari proses peminda­han sel telur --yang telah digabungkan dengan inti sel tubuh-- ke dalam rahim perempuan yang bukan pemilik sel telur, tidak pula akan mempunyai ibu. Sebab rahim perempuan yang menjadi tempat pemindahan sel telur tersebut hanya menjadi penampung, tidak lebih. Ini merupakan tindakan menyia-nyiakan manusia, sebab dalam kondisi ini tidak terda­pat ibu dan ayah. Hal ini bertentangan dengan firman Allah SWT :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;"Hai manusia, sesunguhnya Kami menciptakan kalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt; (QS. Al Hujuraat : 13)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;Hal ini juga bertentangan dengan firman-Nya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;"Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt; (QS. Al Ahzaab : 5)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;3. Kloning manusia akan menghilang nasab (garis keturunan). Padahal Islam telah mewajibkan pemeliharaan nasab. Diriway­atkan dari Ibnu 'Abbas RA, yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;"Siapa saja yang menghubungkan nasab kepada orang yang bukan ayahnya, atau (seorang budak) bertuan (loyal/taat) kepada selain tuannya, maka dia akan mendapat laknat dari Allah, para malaikat, dan seluruh manusia."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt; (HR. Ibnu Majah)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Diriwayatkan dari Abu 'Utsman An Nahri RA, yang berka­ta,&lt;i&gt;"Aku mendengar Sa'ad dan Abu Bakrah masing-masing berka­ta,'Kedua telingaku telah mendengar dan hatiku telah meng­hayati sabda Muhammad SAW :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;"Siapa saja yang mengaku-ngaku&amp;nbsp; (sebagai anak) kepada orang yang bukan bapaknya, padahal dia tahu bahwa orang itu bukan bapaknya, maka surga baginya haram."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt; (HR. Ibnu Majah)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, bahwasanya tatkala turun ayat li'an&amp;nbsp; (QS. ) dia mendengar Rasulullah SAW bersabda :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;"Siapa saja perempuan yang memasukkan kepada suatu kaum nasab (seseorang) yang bukan dari kalangan kaum itu, maka dia tidak akan mendapat apa pun dari Allah dan Allah tidak akan pernah memasukkannya ke dalam surga. Dan siapa saja laki-laki yang mengingkari anaknya sendiri padahal dia melihat (kemiripan)nya, maka Allah akan tertutup darinya dan Allah akan membeberkan perbuatannya itu di hadapan orang-orang yang terdahulu dan kemudian (pada Hari Kiamat nanti)."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt; (HR. Ad Darimi)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kloning yang bertujuan memproduksi manusia-manusia yang unggul --dalam hal kecerdasan, kekuatan fisik, kesehatan, kerupawanan-- jelas mengharuskan seleksi terhadap para laki-laki dan perempuan yang mempunyai sifat-sifat unggul terse­but, tanpa mempertimbangkan apakah mereka suami-isteri atau bukan, sudah menikah atau belum. Dengan demikian sel-sel tubuh akan diambil dari laki-laki dan perempuan yang mempun­yai sifat-sifat yang diinginkan, dan sel-sel telur juga akan diambil dari perempuan-perempuan terpilih, serta diletakkan pada rahim perempuan terpilih pula, yang mempunyai sifat-sifat keunggulan. Semua ini akan mengakibatkan hilangnya nasab dan bercampur aduknya nasab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;4. Memproduksi anak melalui proses kloning akan mencegah pelaksanaan banyak hukum-hukum syara', seperti hukum tentang perkawinan, nasab, nafkah, hak dan kewajiban antara bapak dan anak, waris, perawatan anak, hubungan kemahraman, hubun­gan 'ashabah, dan lain-lain. Di samping itu kloning akan mencampur adukkan dan menghilangkan nasab serta menyalahi fitrah yang telah diciptakan Allah untuk&amp;nbsp; manusia dalam masalah kelahiran anak. Kloning manusia sungguh merupakan perbuatan keji yang akan dapat menjungkir balikkan struktur kehidupan masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berdasarkan dalil-dalil itulah proses kloning manusia diharamkan menurut hukum Islam dan tidak boleh dilaksanakan. Allah SWT berfirman mengenai perkataan Iblis terkutuk, yang mengatakan :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;"...dan akan aku (Iblis) suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt; (QS. An Nisaa' : 119)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yang dimaksud dengan ciptaan Allah (&lt;i&gt;khalqullah&lt;/i&gt;) dalam ayat tersebut adalah suatu fitrah yang telah ditetapkan Allah untuk manusia. Dan fitrah dalam kelahiran dan berkem­bang biak pada manusia adalah dengan adanya laki-laki dan perempuan, serta melalui jalan pembuahan sel sperma laki-laki pada sel telur perempuan. Sementara itu Allah SWT telah menetapkan bahwa proses pembuahan tersebut wajib terjadi antara seorang laki-laki dan perempuan yang diikat dengan akad nikah yang sah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="tab-stops: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; letter-spacing: -0.3pt; text-shadow: none;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dengan demikian kelahiran dan perkembangbiakan anak melalui kloning bukanlah termasuk fitrah. Apalagi kalau prosesnya terjadi antara laki-laki dan perempuan yang tidak diikat dengan akad nikah yang sah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;UNTUK LEBIH LENGKAPNYA MENGENAI KLONING, SILAHKAN DOWNLOAD &lt;a href="http://mabdaislam.blogspot.com/p/e-book.html"&gt;DISINI&lt;/a&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-1860807311098727234?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/1860807311098727234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/1860807311098727234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/04/kloning-dan-hukumnya-bagi-manusia.html' title='KLONING DAN HUKUMNYA BAGI MANUSIA MENURUT PANDANGAN ISLAM'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-8841959194873257187</id><published>2011-04-27T17:34:00.000-07:00</published><updated>2011-05-01T01:57:15.157-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aqidah'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;PENGERTIAN AQIDAH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;Akidah adalah apa yang di&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;i’tiqad&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;kan (diyakini/diimani) dalam hati. Yang dimaksud dengan hati di sini berupa akal atau hati itu sendiri&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt; Di dalam al-Quran, terdapat kata-kata &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;qalb&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt; yang berarti akal atau yang menggambarkan fungsi akal, yaitu &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;memahami&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;, misalnya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText" dir="RTL" style="direction: rtl; line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: 'AGA Arabesque'; font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-ansi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;لَهُمْ قُلُوبٌ لاَ يَفْقَهُونَ&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: 'AGA Arabesque'; font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;[&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt; (QS. Al-A’raaf [7]: 179) &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;Adapun menurut Syekh Taqiyuddin an-Nabhani, akidah atau iman adalah pembenaran yang pasti (&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;tashdîq al-jâzim&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;) yang sesuai dengan kenyataan berdasarkan dalil. Sementara itu, Prof. T.M Hasbi ash-Shiddiqy berpendapat:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;Iman ialah kepercayaan yang kuat, tidak dipengaruhi oleh syak (ragu-ragu) atau wahm (persangkaan yang tidak beralasan) ataupun zhan (persangkaan yang tidak memiliki alasan kuat).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dengan demikian, segala bentuk keyakinan yang tidak berasal dari jalan yang menghasilkan kepastian atau datang melalui jalan yang pasti, tetapi masih mengandung persangkaan (&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;zhan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;) di dalam keterangannya sehingga menimbulkan perselisihan di antara para ulama, hal seperti ini tergolong akidah yang tidak diwajibkan agama kita untuk memeluknya. Ini merupakan garis pemisah yang tegas di antara orang-orang beriman dengan orang-orang yang tidak beriman&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebutan akidah Islam ditunjukkan pada iman kepada Allah Swt., para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, hari Kiamat, serta pada Qadla dan Qadar, baik buruknya dari Allah Swt.. Namun, bukan berarti selain itu tidak ada lagi perkara yang wajib kita imani. Enam perkara tersebut merupakan kerangka akidah. Masih banyak perkara lain yang termasuk dalam&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt; aqidah, &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;seperti iman terhadap ajal, rizki, tawakal kepada Allah Swt., iman dengan pertolongan Allah, iman terhadap sifat-sifat Allah, iman terhadap ke&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;ma’shum&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;an para Nabi dan Rasul, mujizat al-Quran, dan sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Begitu pula iman tentang adanya surga dan neraka, &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;yaumul hisâb&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt; (hari perhitungan), iman terhadap keberadaan jin, setan, serta berbagai perkara gaib yang berbentuk kisah-kisah ataupun riwayat yang tercantum dalam al-Quran atau hadits-hadits &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;mutawâtir&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dari sini kita dapat menarik kesimpulan bahwasanya pembahasan akidah menyangkut hal-hal pokok saja dalam urusan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;ushuluddîn&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;, sedangkan perkara yang termasuk aktivitas dan perbuatan manusia termasuk bagian dalam syariat Islam dan fiqih Islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berdasarkan uraian di atas, agar akidah atau iman itu pembenarannya bersifat pasti, harus ditunjukkan dengan keyakinan (&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;al-‘ilmu&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;). ‘Ilmu adalah &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;i’tiqâd&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt; atau keimanan yang pasti yang sesuai dengan kenyataan. Adapun &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;zhan &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;adalah &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;i’tiqad&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt; atau keimanan yang kuat tetapi berdasarkan persangkaan sehingga dapat bermuara pada keyakinan atau bisa sampai pada keraguan (&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 110%;"&gt;&lt;em&gt;syak&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="line-height: 110%; margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; text-justify: kashida; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;untuk lebih lengkapnya silahkan download bukunya &lt;a href="http://mabdaislam.blogspot.com/p/islami.html"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-style: normal; line-height: 110%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-8841959194873257187?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/8841959194873257187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/8841959194873257187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/04/pengertian-aqidah-akidah-adalah-apa.html' title=''/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8516996300145959774.post-3305163253087357735</id><published>2011-04-25T04:13:00.000-07:00</published><updated>2011-04-26T17:40:01.398-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ilmu'/><title type='text'>ILMU</title><content type='html'>&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--OZDf5LARag/TbdkXsJl7BI/AAAAAAAAAAM/SQJCs3TcpH4/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://4.bp.blogspot.com/--OZDf5LARag/TbdkXsJl7BI/AAAAAAAAAAM/SQJCs3TcpH4/s200/images.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Ilmu fisika, biologi, falak, dan kimia telah menunjukan kepada kita bahwa dunia diciptakan dengan aturan-aturan dan ukuran-ukuran yang rapi. Tidak ada tempat bagi sesuatu yang terjadi secara kebetulan, semua berjalan mengikuti hukum-hukum yang telah Allah ciptakan di alam semesta ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt; padding-bottom: 0cm; padding-left: 0cm; padding-right: 0cm; padding-top: 0cm;"&gt;dan, Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;.” (&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi;"&gt;QS Al Furqaan:2&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“&lt;em&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: BauderieScriptSSi; padding-bottom: 0cm; padding-left: 0cm; padding-right: 0cm; padding-top: 0cm;"&gt;Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;.” (&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi;"&gt;QS Al Qamar:49&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Dan, tentu saja Allah menciptakan semua ini bukan tanpa tujuan. Tidak mungkin tanpa tujuan. Pasti, akan selalu ada hikmah di balik semua penciptaan ini.Namun, keyakinan akan semua hikmah ini, bukan berarti kita akan mengetahuinya. Karena keterbatasan ilmu manusia, bisa saja hikmah-hikmah itu masih tersembunyi, tidak terungkap oleh pandangan manusia yang terbatas ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt; padding-bottom: 0cm; padding-left: 0cm; padding-right: 0cm; padding-top: 0cm;"&gt;mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;. ” (&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi;"&gt;QS. An Nisaa’:19&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt; padding-bottom: 0cm; padding-left: 0cm; padding-right: 0cm; padding-top: 0cm;"&gt;“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;.” (&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi;"&gt;QS. Al Baqarah:216&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Dan, saya yakin bahwa keterbatasan ini pun memberikan hikmah yang luar biasa bagi kehidupan manusia. Tidak semuanya harus ada jawaban, yang perlu kita yakini adalah semuanya demi kebaikan kita. Dalilnya sudah jelas dan sudah kita hafal bahwa Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Kadang kita berusaha keras, namun hasil seolah tidak kunjung datang. Saya kata seolah sebab itu hanyalah pandangan kita yang terbatas.&amp;nbsp; Strategi, taktik, dan rencana matang tidak selamanya akan menghasilkan sesuatu yang sesuai dengan keinginan kita. Bisa jadi, Allah telah menyiapkan yang lain yang pastinya akan lebih baik dari itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt; padding-bottom: 0cm; padding-left: 0cm; padding-right: 0cm; padding-top: 0cm;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-size: 14pt; padding-bottom: 0cm; padding-left: 0cm; padding-right: 0cm; padding-top: 0cm;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt; padding-bottom: 0cm; padding-left: 0cm; padding-right: 0cm; padding-top: 0cm;"&gt; Kamu tidak mengetahui barangkali Allah mengadakan sesudah itu sesuatu hal yang baru&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;.” (&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi;"&gt;QS Ath Thalaaq:1&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“&lt;em&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: BauderieScriptSSi; padding-bottom: 0cm; padding-left: 0cm; padding-right: 0cm; padding-top: 0cm;"&gt;Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi;"&gt;At Takwir:29&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Jika saya berikhtiar itu semata-mata karena memenuhi perintah Allah. Manusia hanya berusaha, sedangkan Allah yang menentukan akibat dan hasilnya. Dan saya merasa yakin bahwa akibat dan hasil yang dipilihkan Allah bagi saya adalah yang terbaik bagi saya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Jika demikian, mengapa kita harus takut dan khawatir dalam menjalani hidup? Bukankah semuanya untuk kebaikan kita sendiri. Pahit mungkin terasa pahit yang kita alami. Kita tidak menyukai. Kita membencinya. Padahal boleh jadi itu yang terbaik bagi kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Ya Allah, ampunilah hamba-Mu ini. Yang sering mengeluh dengan pemberian-Mu. Yang sering lupa bahwa Engkau memberikan yang terbaik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Mudah-mudahan, mulai detik ini saya merasa tentram terhadap rahmat Allah, keadilan-Nya, kebijaksanaan-Nya, dan ilmu-Nya. Hidup yang lebih tenang karena “melihat” peran Allah dalam setiap peristiwa dan setiap urusan. Hidup yang tenang, karena hidup dalam lindungan dan pemeliharaan Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Ada seseorang yang&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;susah&lt;/b&gt;bangkit dari keterpurukan setelah di PHK. Dia mau mencari kerja, umur sudah tidak muda lagi. Dia mau menjalankan bisnis, tetapi sudah berkali-kali mencoba tidak ada satu pun yang berjalan terus. Dia selalu berhenti di tengah jalan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Apa yang menjadikan dia selalu berhenti? Sederhana, karena dia begitu akrab dengan kata&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;susah&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;atau sulit. Dia berkata bahwa dia sudah berusaha, tapi ternyata sulit. “Ternyata&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;susah&lt;/u&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;juga untuk membangun bisnis.” Dan berbagai komentar lainnya yang bernada sulit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Dia meminta nasihat kepada saya. Saya berikan beberapa nasihat. Apa jawabannya? Tidak lepas dari dua kata itu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Susah.”&lt;br /&gt;“Sulit.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Saya mencoba untuk memberikan inspirasi yang bercerita tentang seseorang yang berhasil membangun bisnis dengan berawal 1 buah gerobak bakso menjadi ratusan gerobak bakso. Saya jelaskan kalau orang ini merangkak dari nol dan sampai akhirnya berhasil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Apa reaksi dia? Dia berkata:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Saya sering mendengar cerita keberhasilan. Tapi sayang tidak diceritakan susahnya membangun bisnis.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Dia terus berkata susah, sulit, susah, sulit, tidak mudah, dan sebagainya. Banyak orang yang seperti ini!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Jika Anda termasuk orang yang seperti ini, saya mau bertanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Memang susah. Memang tidak mudah. Memang sulit. Lalu?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Sahabat, coba pikirkan. Jika bisnis itu mudah. Tentu akan banyak sekali orang yang berbisnis dan kaya raya. Pada kenyataanya memang sedikit sekali orang yang mau berbisnis dan bertahan di bisnis. Karena memang, bisnis itu susah, bisnis itu sulit, dan perlu kerja keras untuk menjalankannya. Bisnis memang hanya untuk orang yang berani, tekun, sabar, dan mau kerja keras sampai berhasil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Sekarang, pilihan Anda. Apakah mau melewati masa susah membangun bisnis atau tidak?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Jika Anda punya kemauan, maka ambillah tindakan. Jika susah, Anda bisa belajar. Jika tidak tahu, Anda bisa mencari tahu. Jika lama, Anda bisa bersabar. Jika tidak punya modal, Anda bisa mencari modal. Jika tidak bisa mencari modal, Anda bisa&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi;"&gt;belajar&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;mencari modal. Allah sudah memberikan potensi kepada Anda. Anda punya hati, Anda punya akal, dan Anda punya energi. Gunakanlah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Memang akan banyak menghadapi masalah. Tapi Allah sudah memberikan akal kepada kita untuk mengatasi masalah. Memang perlu kerja keras, tapi Allah sudah memberikan tangan dan kaki kepada kita untuk bekerja keras. Allah sudah memberikan sistem pencernaan yang bisa mengubah makanan menjadi energi. Apa lagi yang kurang?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Sahabat, jangan berhenti karena susah. Kita sudah diberik potensi yang dahsyat oleh Allah untuk mengatasi kesulitan yang kita hadapi. Kesulitan memang untuk kita hadapi, untuk kita lewati, sebab kemudahan akan datang setelah kesulitan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“&lt;em&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: BauderieScriptSSi; padding-bottom: 0cm; padding-left: 0cm; padding-right: 0cm; padding-top: 0cm;"&gt;Kelapangan itu (datang) setelah kesempitan serta bahwa kemudahan itu (datang) setelah kesulitan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;.” (HR Ahmad)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“&lt;em&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: BauderieScriptSSi; padding-bottom: 0cm; padding-left: 0cm; padding-right: 0cm; padding-top: 0cm;"&gt;Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;.” (QS Alam Nasyrah:5-6)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Sahabat, semua orang sukses pernah mengalami masa-masa susah. Mereka menghadapi kesulitan seperti kita. Hanya saja, mereka tidak berhenti. Oleh karena itu, kita pun sama, jangan berhenti karena susah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Toni dan Dedi telah lama menganggur. Bekerja tidak, bisnis pun tidak. Pekerjaan mereka sehari-hari hanya mengobrol di pos ronda sambil main catur. Saat mereka sedang asik main catur, tiba-tiba ada seorang perempuan cantik lewat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Toni langsung melihat perempuan itu dengan penuh kekaguman,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Wow, cantik bener&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;. ” sambil terus melihatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Eh, jangan melihat terus, dosa tuch&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;” kata Dedi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Astaghfirullah”, kata Toni sambil langsung memalingkan wajah ke papan catur.&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Ton, kamu harus cepat menikah tuch&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt; Usia kamu kan sebentar lagi sudah kepala tiga.” kata Dedi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Iya yah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt; biar mata saya tidak jelalatan lagi. Banyak dosa nich&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;” katanya sambil tersenyum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Ahamdulilah, kamu sadar. Takut dosa.” kata Dedi sambil tersenyum juga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Kamu sendiri?”, kata Toni balik menyerang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Saya sendiri kan tidak jelalatan kayak kamu.” kata Dedi menimpali dengan cepat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Tapi tetap saja harus segera menikah, itu kan saran Rasulullah saw bagi pemuda seusia kita. Masa harus puasa terus, sementara usia semakin hari semakin tua.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Kondisi menjadi hening&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt; mereka kembali melihat papan catur. Permainan menjadi hampa dan tidak menarik lagi. Selain karena mereka main catur setiap hari, pikiran mereka melayang kemana-mana. Mereke mulai terusik dengan nasib mereka sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Iya yah, kita harus segera menikah, itu kan setengah agama. Tapi, siapa yang mau kepada kita yang pengangguran ini.” kata Toni memecah keheningan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Tapi Dedi tidak memberikan respon. Matanya terus tertuju ke papan catur. Sepertinya dia sedang memikirkan langkah selanjutnya untuk mengalahkan Toni. Tapi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Dia tiba-tiba bangkit dari tempat duduknya. Kemudian matanya dialihkan melihat jalanan yang ramai dengan lalu lalang kendaraan, orang berangkat kerja, dan pedagang. Tapi tatapannya kosong. Kemudian dia berkata,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“&lt;b&gt;Waktu berjalan terus&lt;/b&gt;. Banyak yang harus kita lakukan, seperti menikah. Banyak yang kita inginkan, seperti mata pencaharian. Namun bagaimana semua itu bisa kita miliki jika kita tetap seperti ini? Kita tidak mungkin bisa mengubah nasib jika kita tidak bisa mengubah cara hidup kita.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Mungkin sudah nasib kita&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;” jawab Toni yang menyandarkan tubuhnya ke dinding pos ronda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Iya, ini memang nasib kita. Nasib yang kita bentuk dengan kebiasaan-kebiasaan yang kita lakukan selama ini. Bagaimana jika kebiasaan kita ubah? Dengan kebiasaan yang bermanfaat, produktif, atau menghasilkan uang?” kata Dedi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Iya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt; tapi apa?” sambil tetap bersandar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Saya juga belum tau.” jawab Dedi sambil membereskan papan catur. Sepertinya permainan catur sudah benar-benar tidak menarik lagi bagi mereka saat itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Ah kamu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;” ketus Toni.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Untuk itulah kita cari tau.” jawab Dedi sambil melangkah pergi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Hei&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt; mau kemana?” tanya Toni heran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Mau ke rumah paman saya, kali saja ada sesuatu yang bermanfaat yang bisa saya lakukan.” jawab Dedi sambil tetap melangkah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“Saya juga mau, tunggu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;” kata Toni sambil buru-buru menyusul temannya itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Ada yang bertanya, sejauh mana&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;masa lalu&lt;/b&gt;mempengaruhi kesuksesan kita di masa depan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Sebelum kita menjawab pertanyaan diatas, kita lihat faktanya saja. Ada orang yang memiliki&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;masa lalu&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;kelam,&lt;u&gt;masa lalu&lt;/u&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;yang pahit, dan penuh kegagalan, namun saat ini mampu meraih sukses. Ada juga orang yang sekarang sukses karena masa lalunya penuh dengan kesuksesan. Sebaliknya juga ada, tidak sedikit orang yang memiliki masa lalu indah dan gemilang namun mengalami keterpurukan saat ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Anda sudah bisa menebak jawaban pertanyaan diatas? Ini alasannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Masa lalu, baik atau buruk, akan meninggalkan kenangan. Baik kenangan indah yang membuat kita semangat. Namun kadang, kenangan indah juga membuat orang terlena. Beruntunglah yang menjadikan kenangan indah sebagai pemicu semangat. Begitu juga, ada orang yang meninggalkan kenangan pahit kemudian dijadikannya sebagai cambuk yang memotivasi dirinya hingga sukses. Namun, tidak sedikit orang yang hilang semangat karena masa lalu yang kelam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Jadi, terlepas apakah masa lalu kita itu baik atau buruk, yang terpenting ialah bagaimana kita mengambil hikmah kemudian dijadikan sebagai landasan kita untuk melangkah ke depan saat ini. Tidak peduli apakah kenangan itu baik atau buruk, keduanya mengandung hikmah. Selanjutnya, apakah Anda mau memanfaatkan hikmah itu sebagai tindakan saat ini atau tidak?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Kuncinya Ada Pada Saat Ini&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;&lt;br /&gt;Kuncinya ada pada&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi;"&gt;saat ini&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, bukan masa lalu. Bagimana Anda bersikap dan bertindak sekarang. Bagaimana Anda menyikapi masa lalu kemudian mengambil tindakan untuk menyongsong masa depan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Itulah yang perlu Anda lakukan saat ini atau sekarang:&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi;"&gt;mengambil hikmah dan bertindak&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Saya teringat dengan kata-kata W Michell, orang yang sebagian besar tubuhnya pernah terbakar dan hidup diatas kursi roda. Dia mengatakan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;“&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi;"&gt;It’s not what happens to you. It’s what you do about it.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Ini bukan tentang apa yang terjadi pada Anda. Ini tentang&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi;"&gt;apa yang Anda lakukan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;dengannya. Fokusnya: apa yang Anda lakukan. Kapan? Ya sekarang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Ada kata-kata yang indah, yang dikatakan oleh baginda Rasulullah saw&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="border-bottom-color: windowtext; border-bottom-style: none; border-bottom-width: 1pt; border-left-color: windowtext; border-left-style: none; border-left-width: 1pt; border-right-color: windowtext; border-right-style: none; border-right-width: 1pt; border-top-color: windowtext; border-top-style: none; border-top-width: 1pt; font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt; padding-bottom: 0cm; padding-left: 0cm; padding-right: 0cm; padding-top: 0cm;"&gt;Aku mengagumi seorang mukmin. Bila memperoleh kebaikan dia memuji Allah dan bersyukur. Bila ditimpa musibah dia memuji Allah dan bersabar. Seorang mukmin diberi pahala dalam segala hal walaupun dalam sesuap makanan yang diangkatnya ke mulut isterinya&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;. (&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi;"&gt;HR. Ahmad dan Abu Dawud&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 12.0pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="font-family: BauderieScriptSSi; font-size: 14pt;"&gt;Apa pun yang terjadi di masa lalu, kebaikan atau musibah, keduanya menjadi lahan mendapatkan pahala dari Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8516996300145959774-3305163253087357735?l=mabdaislam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/3305163253087357735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8516996300145959774/posts/default/3305163253087357735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdaislam.blogspot.com/2011/04/ilmu.html' title='ILMU'/><author><name>islamic technology</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16804621782686700524</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://1.bp.blogspot.com/-VO5yDgy3k6s/TbpKcmI2leI/AAAAAAAAAAU/nUqlql4OvnU/s220/H%2BBendera%2BIslam.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/--OZDf5LARag/TbdkXsJl7BI/AAAAAAAAAAM/SQJCs3TcpH4/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry></feed>
